
Pasokan LPG Non-PSO di Kalimantan Utara Aman dan Terjaga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah memastikan pasokan dan penyaluran LPG non-PSO di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan, berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi yang aman dan terjamin kualitasnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, menyampaikan bahwa Pertamina aktif dalam mengajak masyarakat, termasuk pengelola Sentra Pengolahan Pangan Gedung (SPPG), untuk menggunakan produk LPG resmi dari Pertamina. Produk tersebut menawarkan mutu dan keamanan yang terjamin.
Pertamina juga segera merespons pemberitaan tentang penggunaan LPG asal Malaysia di salah satu SPPG di Tarakan. Seftyan Reza, Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut VIII, bersama perwakilan agen resmi LPG non-PSO Pertamina, PT Syahid Cahaya Cemerlang, melakukan kunjungan ke SPPG SMA Muhammadiyah di Tarakan Tengah pada Jumat (24/10).
Hasil kunjungan menunjukkan bahwa SPPG tersebut menggunakan LPG Bright Gas dan elpiji ukuran 12 kg dari agen resmi Pertamina. Beberapa tabung LPG asal Malaysia yang ditemukan merupakan cadangan milik yayasan, bukan untuk kebutuhan operasional utama.
Kepala SPPG dan yayasan berkomitmen sepenuhnya menggunakan LPG resmi Pertamina. Pertamina terus mengingatkan seluruh pengelola SPPG di Tarakan agar menggunakan LPG non-PSO dari agen resmi untuk menjaga keamanan, mutu produk, dan kepastian suplai energi.
Pasokan LPG non-PSO di Tarakan saat ini dalam kondisi normal dan aman. Saat ini terdapat tiga agen LPG non-PSO yang memasok kebutuhan masyarakat di Tarakan. Distribusi dilakukan secara rutin dan terjadwal dari integrated terminal untuk menjaga ketahanan stok dan kontinuitas suplai.
Tantangan Geografis dalam Pendistribusian Energi
Pertamina menyadari tantangan geografis dalam pendistribusian energi di Kalimantan Utara sebagai daerah terluar Indonesia. Namun, Pertamina Patra Niaga dan lembaga penyalur resmi memastikan suplai energi hingga wilayah perbatasan secara berkesinambungan.
Isu peredaran LPG non-resmi atau ilegal menjadi tantangan bersama yang perlu disikapi secara kolaboratif. Pertamina bekerja sama dengan pemerintah daerah, Ombudsman, dan aparat berwenang untuk memperkuat pengawasan serta memastikan penyaluran LPG berjalan sesuai aturan.
Upaya Penyediaan Energi yang Berkelanjutan
Pertamina terus berupaya memastikan pasokan LPG non-PSO tetap stabil dan mencapai semua wilayah yang membutuhkan. Dengan sistem distribusi yang terencana, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi yang aman dan andal.
Selain itu, Pertamina juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya menggunakan LPG resmi. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko penggunaan LPG tidak resmi, seperti bahaya kebakaran dan kualitas produk yang tidak terjamin.
Peran Agen Resmi dalam Mendukung Pasokan
Agen resmi LPG non-PSO memiliki peran penting dalam mendukung kestabilan pasokan di wilayah Kalimantan Utara. Mereka bertugas untuk menyalurkan LPG ke berbagai titik distribusi, termasuk ke daerah-daerah terpencil. Dengan jaringan yang luas, agen resmi membantu Pertamina dalam memastikan setiap konsumen mendapatkan pasokan yang cukup dan tepat waktu.
Pertamina juga aktif dalam melibatkan para agen resmi dalam program pengawasan dan pemantauan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua proses distribusi berjalan sesuai standar dan tidak ada penyimpangan yang terjadi.
Kesimpulan
Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik antara Pertamina, agen resmi, serta pemerintah setempat, pasokan LPG non-PSO di Kalimantan Utara tetap terjaga. Pertamina terus berupaya untuk memastikan keamanan, kualitas, dan kelancaran distribusi energi, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari layanan yang disediakan.