
Penggunaan Energi Terbarukan untuk Kesejahteraan Nelayan
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) telah melakukan inisiatif penting dalam menghadirkan energi terbarukan di tengah masyarakat pesisir. Salah satu contohnya adalah pemasangan panel surya pada perahu nelayan di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Desa ini berada dekat dengan area operasi PLTGU Jawa 1 milik PT Jawa Satu Power (JSP), yang merupakan anak usaha dari Pertamina NRE.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perahu nelayan di desa tersebut kini dilengkapi dengan lampu bertenaga surya yang merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari (DEB). Program ini bertujuan untuk memberikan akses energi bersih kepada masyarakat pesisir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Program DEB dan Manfaatnya bagi Nelayan
Menurut CEO Pertamina NRE John Anis, program ini telah memberikan manfaat signifikan bagi 46 kapal nelayan kecil di Desa Muara. Mereka kini menggunakan lampu penerangan bertenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 150 Watt. Sebelumnya, para nelayan hanya mengandalkan senter sebagai sumber penerangan saat melaut di malam hari.
Pemanfaatan PLTS untuk penerangan ini setara dengan penghematan BBM sebesar 1–2 liter per malam. Dengan asumsi penggunaan BBM selama setahun, angka ini bisa mencapai lebih dari 20.000 liter BBM. Hal ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 45 ton CO₂ per tahun, setara dengan menanam lebih dari 2.000 pohon baru.
John Anis menjelaskan bahwa tujuan utama Pertamina NRE dalam berbisnis adalah memberikan manfaat atau "giving back" kepada masyarakat sekitar. "Kami tidak mungkin berbisnis sendiri-sendiri. Kami tetap membutuhkan dukungan dari lokal, dan dengan harmoni itulah terjadi sinergi," ujarnya.
Edukasi dan Pelatihan untuk Keberlanjutan
Selain pemasangan lampu bertenaga surya, Pertamina NRE juga memberikan edukasi dan pelatihan perawatan PLTS kepada para nelayan. Tujuannya adalah agar sistem ini dapat digunakan secara berkelanjutan. Pendekatan berbasis knowledge sharing ini diharapkan membuat masyarakat pesisir semakin mandiri dalam mengelola sumber energi mereka sendiri.
Salah satu penerima manfaat, Rudi (45), menyampaikan betapa besar perubahan yang ia rasakan. "Alhamdulillah, sekarang kalau berangkat melaut hanya perlu 1 Liter BBM bisa untuk 4 hari karena sudah pakai lampu dari PLTS. Semoga nanti semua nelayan di sini bisa pakai, terutama untuk kapal yang lebih besar agar bisa ditambah lampunya," kata dia.
Transisi Energi yang Inklusif dan Berkeadilan
Bagi Pertamina NRE, kisah para nelayan di Desa Muara adalah cerminan transisi energi yang inklusif dan berkeadilan. Teknologi bersih tidak hanya dimiliki oleh industri besar, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat akar rumput.
Kegiatan seremoni aktivasi yang digelar di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Muara turut dihadiri oleh CEO Jawa Satu Power Dwi Murray, Kepala Desa Muara Iyos Rosita, para penerima manfaat, serta media lokal.
Komitmen terhadap Net Zero Emission 2060
Dengan semangat keberlanjutan demi mendukung target Net Zero Emission 2060, Pertamina NRE berkomitmen untuk terus menghadirkan Desa Energi Berdikari di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan masyarakat.