Pertamina Pastikan Kilang Tuban Masuk Tahap FID, Tetap Bermitra dengan Rosneft

admin.aiotrade 11 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
Pertamina Pastikan Kilang Tuban Masuk Tahap FID, Tetap Bermitra dengan Rosneft


PT Pertamina (Persero) sedang mempersiapkan tahap akhir dari proyek Kilang Tuban atau Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Proyek ini kini telah memasuki tahap Final Investment Decision (FID), yang diharapkan selesai pada Desember 2025.

Menurut Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, saat ini pihaknya sedang menjalani proses FID. Ia menyatakan bahwa setelah FID selesai, akan dilakukan penilaian apakah proyek tersebut layak untuk dilanjutkan atau ada rencana lain. Namun hingga saat ini, proses masih berlangsung.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Simon menambahkan bahwa target penyelesaian FID diharapkan tercapai pada awal Desember mendatang. “Kemungkinan besar kita melihatnya pada awal Desember. Nanti akan kami update lagi,” ujarnya.

Selain itu, Simon memastikan bahwa proyek kilang di Tuban, Jawa Timur, tetap dijalankan bersama mitra lama, yaitu perusahaan energi asal Rusia, Rosneft. “Sejauh ini masih dengan partner yang lama,” tegasnya.

Proyek GRR Tuban sempat mengalami kendala karena ketidakpastian investasi dari Rosneft. Hal ini disebabkan oleh sanksi Barat terhadap sektor energi Rusia. Meski demikian, Pertamina tetap memastikan kesiapan aspek teknis dan nonteknis dari proyek tersebut.

GRR Tuban dibangun melalui kerja sama antara PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), anak usaha Pertamina, dengan anak perusahaan Rosneft. Kilang ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) karena dianggap strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani menyampaikan bahwa usulan investasi untuk proyek GRR Tuban saat ini masih dalam proses review dan finalisasi. “Ditargetkan selesai pada kuartal IV-2025,” kata Milla.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan evaluasi terhadap kelanjutan investasi proyek kilang minyak di Tuban, Jawa Timur, yang digarap oleh PT Pertamina (Persero) bersama mitranya, Rosneft.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pembahasan dengan Rosneft masih berlangsung. Ia menyebutkan bahwa nilai investasi proyek mencapai sekitar US$ 24 miliar dengan lahan seluas lebih dari 800 hektare.

“Kemarin kita juga melakukan pembahasan dengan Rosneft. Sampai dengan sekarang, kita lagi melakukan evaluasi terhadap investasinya,” ujar Bahlil di Jakarta.

Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait masih meninjau ulang perhitungan keekonomian proyek. “Antara investasi dan nilai ekonominya masih terjadi review kembali. Belum pas, belum cocok,” tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan