Pertamina Patra Niaga Distribusikan 360 Ton Elpiji ke 10 Kabupaten di Aceh

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Pertamina Patra Niaga Distribusikan 360 Ton Elpiji ke 10 Kabupaten di Aceh

Upaya Pertamina dalam Menjaga Ketersediaan Elpiji Pasca-Bencana

PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya dalam menjaga pasokan energi, khususnya elpiji, meskipun akses darat dari Lhokseumawe ke Banda Aceh masih dalam proses perbaikan. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina melakukan pengiriman elpiji melalui jalur laut dengan menggunakan mobil tangki LPG yang dikenal sebagai skid tank.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam kondisi pascabencana, Pertamina Patra Niaga melakukan pengiriman elpiji dari Lhokseumawe ke Banda Aceh melalui moda laut dengan menggunakan dua kapal, yakni Kapal Wira Loewisa dan Kapal Aceh Hebat 2. Dua kapal ini membawa total 24 unit skid tank, yang masing-masing memiliki kapasitas sekitar 15 metrik ton LPG. Dengan total 24 skid tank, maka jumlah elpiji yang dikirimkan mencapai sekitar 360 ton.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Sunardi, menjelaskan bahwa Kapal Wira Loewisa mengangkut 16 unit skid tank dan Kapal Aceh Hebat 2 mengangkut 8 unit skid tank. Dengan jumlah tersebut, Pertamina terus melakukan skema roll on-roll off (Ro-Ro) dari Lhokseumawe ke Banda Aceh untuk segera didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Sebanyak 360 ton LPG tersebut akan didistribusikan dalam bentuk tabung-tabung elpiji, dengan jumlah lebih dari 30.000 tabung LPG subsidi 3 kg dan LPG nonsubsidi 12 kg, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Aceh. Sunardi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji. Pasokan sebesar 360 ton tersebut diharapkan dapat mengamankan kebutuhan elpiji masyarakat untuk beberapa hari ke depan.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi elpiji guna memenuhi kebutuhan harian masyarakat, khususnya di wilayah terdampak pascabencana. Lebih lanjut, Sunardi berharap agar akses jalan yang menghubungkan Lhokseumawe dan Banda Aceh dapat segera pulih sehingga pola distribusi elpiji dapat kembali normal.

Apabila sarana dan prasarana jalan telah sepenuhnya pulih, Pertamina memastikan penyaluran elpiji kepada masyarakat, khususnya di 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dapat berjalan lebih optimal.

Jalur Distribusi Alternatif dan Darurat

Pascabencana, jalur utama seperti Lhokseumawe–Bener Meriah serta jembatan penghubung Bireuen–Lhokseumawe belum dapat dilalui secara optimal, sehingga Pertamina mengimplementasikan jalur reguler, alternatif, dan emergency (RAE). Pada kondisi normal, jalur reguler distribusi LPG ke Banda Aceh disuplai dari Lhokseumawe melalui jalur darat. Namun kini, distribusi LPG dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh menggunakan skema distribusi alternatif.

Untuk wilayah Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Bireuen, pasokan LPG dialihkan dengan menyeberangkan armada skid tank menggunakan kapal laut dari Integrated Terminal Lhokseumawe menuju Fuel Terminal Krueng Raya, Banda Aceh. Dari titik tersebut, LPG kembali disalurkan melalui jalur darat ke wilayah sekitar.

Sementara itu, distribusi BBM dan LPG ke Aceh Timur dan Langsa masih dapat dilakukan melalui jalur darat karena akses dari sisi timur Aceh, khususnya dari Aceh Tamiang menuju Lhokseumawe, masih dapat dilalui.

Penggunaan Helikopter dan Kapal Ro-Ro

Pertamina Patra Niaga juga mengerahkan pengiriman LPG menggunakan helikopter dengan metode sling load dari Lhokseumawe menuju Bener Meriah. Selain itu, perusahaan menerapkan skema alternative emergency dengan memanfaatkan kapal Ro-Ro untuk membantu pengiriman skid tank LPG ke Banda Aceh. Dengan berbagai strategi ini, Pertamina berupaya memastikan pasokan elpiji tetap tersedia dan lancar di seluruh wilayah Aceh.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan