Pertumbuhan 3 Persen Arus Peti Kemas PT PMT Hingga November 2025

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Pertumbuhan 3 Persen Arus Peti Kemas PT PMT Hingga November 2025
Pertumbuhan 3 Persen Arus Peti Kemas PT PMT Hingga November 2025

Kinerja Logistik Sumatera Utara Menunjukkan Tren Positif

Kinerja logistik di Sumatera Utara menunjukkan peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Hal ini mencerminkan meningkatnya arus perdagangan dan distribusi barang di kawasan barat Indonesia. Dua pelabuhan utama di provinsi tersebut, yaitu Terminal Belawan dan Terminal Kuala Tanjung, menjadi pusat aktivitas bongkar muat peti kemas yang mengalami pertumbuhan yang pesat.

PT Prima Multi Terminal (PMT), anak usaha dari Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas, bertanggung jawab atas operasional kedua terminal tersebut. Hingga November 2025, PMT mencatat total arus peti kemas sebesar 641.621 TEUs, atau naik sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kinerja Terminal Belawan yang mencatatkan peningkatan sebesar 10 persen secara tahunan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peningkatan Aktivitas di Terminal Belawan

Hingga November 2025, Terminal Belawan membukukan arus peti kemas domestik sebesar 580.942 TEUs. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri pengolahan, perdagangan antardaerah, serta distribusi barang konsumsi dan bahan baku di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya. Penyebab utamanya adalah permintaan yang semakin tinggi dari sektor industri dan perdagangan lokal.

Selain itu, Terminal Kuala Tanjung juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Volume peti kemas internasional di terminal ini melonjak tajam dari 847 TEUs pada November 2024 menjadi 12.656 TEUs pada November 2025. Lonjakan lebih dari 1.000 persen ini menandai mulai pulihnya aktivitas ekspor-impor serta meningkatnya pemanfaatan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan alternatif untuk perdagangan luar negeri di kawasan barat Indonesia.

Peningkatan Kinerja Operasional

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, PMT melakukan berbagai langkah peningkatan kinerja operasional. Di antaranya adalah penataan ulang lapangan penumpukan, optimalisasi alur peti kemas, serta perbaikan perencanaan sandar kapal. Hasilnya, rasio waktu efektif bongkar muat terhadap waktu sandar kapal (effective time to berthing time ratio) di Terminal Belawan meningkat menjadi 83,46 persen, atau naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT PMT Rudi Susanto menyampaikan bahwa tren pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perbaikan operasional yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai memberikan hasil yang nyata. Ia menjelaskan bahwa peningkatan arus peti kemas tidak hanya mencerminkan pertumbuhan volume, tetapi juga meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan terminal.

Fokus pada Efisiensi dan Keselamatan

Menurut Rudi, efisiensi operasional menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus barang dan menekan waktu tunggu kapal. Dengan proses bongkar muat yang lebih cepat, biaya logistik diharapkan dapat ditekan dan daya saing pelabuhan semakin meningkat. “Fokus kami adalah memastikan pelayanan berjalan konsisten, aman, dan efisien, seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri dan perdagangan,” katanya.

Selain aspek efisiensi, PMT juga menaruh perhatian besar pada keselamatan dan kesehatan kerja. Perusahaan menjalankan berbagai program pengendalian risiko dengan target nol kecelakaan kerja, antara lain melalui pengawasan lapangan secara berkala, pelatihan rutin bagi pekerja, serta penerapan standar keselamatan di seluruh fasilitas terminal.

Masa Depan yang Optimis

Dengan kinerja yang terus membaik hingga akhir 2025, PMT optimistis arus peti kemas di Sumatera Utara akan tetap tumbuh pada tahun mendatang. Perusahaan menyatakan akan terus memperkuat kapasitas terminal, meningkatkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi layanan, serta menjaga efisiensi operasional guna mendukung kelancaran logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan