Perubahan komposisi saham IMPC, muncul pemegang saham baru!

admin.aiotrade 22 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Perubahan komposisi saham IMPC, muncul pemegang saham baru!

Penambahan Modal Perusahaan Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) baru-baru ini melakukan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau yang dikenal dengan private placement. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2025, perusahaan menyatakan bahwa satu investor telah melaksanakan aksi private placement.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sekretaris Perusahaan Impack Pratama, Lenggana Linggawati, menjelaskan bahwa investor tersebut adalah Kaddara Investment Pte Ltd. Ia menambahkan bahwa Kaddara telah melaksanakan private placement pada 15 September 2025 dan pencatatan saham baru dilakukan pada 16 September 2025. Jumlah saham yang dibeli sebanyak 38,5 juta saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 2.600 per saham.

Dengan demikian, nilai penyetoran dana mencapai Rp 100,1 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja perusahaan setelah dikurangi biaya-biaya terkait PMTHMETD. Akibat dari aksi ini, jumlah saham beredar meningkat. Sebelum pelaksanaan PMTHMETD, modal ditempatkan dan disetor perusahaan mencapai 54,87 miliar saham, sedangkan setelah pelaksanaan, jumlahnya meningkat menjadi 54,907 miliar saham.

Pembelian saham oleh Kaddara tidak mengubah posisi kepemilikan saham pengendali. Namun, kepemilikan saham publik meningkat menjadi 11,5 miliar saham, atau sekitar 20,95%. Sebelumnya, publik hanya memiliki 11,46 miliar saham atau 20,89%.

Selain itu, pemegang saham pengendali, PT Harimas Tunggal Perkasa, juga melakukan aksi penambahan saham publik. Perusahaan ini menjual sebanyak 506,5 juta saham, sehingga kepemilikan saham Harimas berkurang menjadi 20,69 miliar saham atau 37,7%. Sebelumnya, Harimas memiliki 21,195 miliar saham atau 38,6%.

Dalam keterbukaan informasi di BEI pada 19 Desember 2025, Lenggana menjelaskan bahwa Harimas menjual saham IMPC sebanyak empat kali. Tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk realisasi investasi dan meningkatkan free float.

  • Transaksi pertama Harimas dilakukan pada tanggal 15 Desember 2025, saat itu Harimas menjual 110 juta saham di harga Rp 3.050 per saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 335,5 miliar.
  • Transaksi kedua dilakukan pada 16 Desember 2025, Harimas menjual 70 juta saham di harga Rp 2.900 per saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 203 miliar.
  • Transaksi ketiga dilakukan pada 17 Desember 2025, Harimas menjual 96,5 juta saham di harga Rp 2.950 per saham, dengan nilai transaksi senilai Rp 284,68 miliar.
  • Transaksi keempat dilakukan pada 18 Desember 2025, Harimas menjual 230 juta saham di harga Rp 3.000 per saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 690 miliar.

Jika dijumlahkan, total penjualan saham yang dilakukan Harimas mencapai Rp 1,51 triliun. Saham IMPC pada akhir pekan lalu (19/12/2025) ditutup turun 1,62% di harga Rp 3.640 per saham, lebih tinggi dari harga jual yang dilakukan Harimas dan harga private placement.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan