Perundingan Gagal, Iran Aktifkan Pertahanan Udara, Trump: Bukan Awal Perang Baru

Perundingan Gagal, Iran Aktifkan Pertahanan Udara, Trump: Bukan Awal Perang Baru
Perundingan Gagal, Iran Aktifkan Pertahanan Udara, Trump: Bukan Awal Perang Baru

Aktivitas Sistem Pertahanan Udara di Kermanshah, Iran

Aktivitas sistem pertahanan udara terpantau di wilayah Kermanshah, Iran. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai pengaktifan sistem tersebut. Laporan dari kantor berita Mehr menyebutkan bahwa suara ledakan terdengar jelas di sejumlah bagian kota. Meski demikian, pihak berwenang masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.

Sumber lokal mengklaim bahwa suara tersebut berasal dari pengujian sistem pertahanan udara. Namun, sumber resmi belum mengumumkan konfirmasi mengenai hal ini. Sistem pertahanan udara merupakan perangkat militer yang digunakan untuk mendeteksi dan menanggulangi ancaman dari udara, seperti pesawat tempur atau rudal.

Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (25/4/2026), bersamaan dengan ketidakpastian mengenai negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Pakistan.

AS Membatalkan Rencana Utusan ke Islamabad

Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk membatalkan rencana keberangkatan utusan ke Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua pembicaraan damai dengan Iran. Keputusan ini diumumkan dalam panggilan telepon individual dengan para wartawan dan juga melalui unggahan di media sosial.

Utusan yang dijadwalkan berangkat adalah Jared Kushner, menantu Trump, dan Steve Witkoff, utusan khusus. Pengumuman tersebut dibuat setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meninggalkan Islamabad.

Trump menyampaikan alasan pembatalan tersebut melalui platform media sosial Truth. Ia menulis, Saya baru saja membatalkan perjalanan perwakilan saya ke Islamabad, Pakistan, untuk bertemu dengan pihak Iran. Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan!

Selain itu, ia menambahkan bahwa terdapat perselisihan internal dan kebingungan di dalam 'kepemimpinan' Iran. Tidak ada yang tahu siapa yang bertanggung jawab, termasuk mereka sendiri, ujarnya.

Tidak Berarti Mulai Perang Lagi

Meskipun pembatalan terjadi, Trump tetap membuka kemungkinan untuk negosiasi lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa Iran hanya perlu menelepon jika ingin berbicara dengan AS.

Namun, ia menegaskan bahwa batalnya perjalanan utusan AS ke Pakistan bukan berarti AS akan memulai perang kembali. Tidak. Itu tidak berarti demikian. Kami belum memikirkannya, jelas dia.

AS telah memperpanjang gencatan senjata dengan Iran yang mulai berlaku pada 8 April, tanpa batas waktu. Dalam wawancara pada Sabtu sore di landasan pacu bandara Palm Beach di Florida, Trump mengatakan bahwa Iran semestinya memberi sebuah dokumen yang lebih baik.

Yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit, kami mendapatkan dokumen baru yang jauh lebih baik, ujarnya.