
Perundungan di Lingkungan Dewasa: Tidak Hanya Terjadi di Sekolah
Perilaku perundungan atau bullying tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah. Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Kasandra Putranto, menekankan bahwa kejadian ini juga bisa muncul di tempat kerja maupun kampus. Oleh karena itu, baik korban maupun pelaku perlu memahami cara menghadapi dan keluar dari situasi yang merugikan tersebut.
Empat Langkah Penting untuk Korban Perundungan
Kasandra menjelaskan bahwa ada beberapa langkah penting yang dapat dilakukan oleh korban perundungan di usia dewasa agar tidak terus terjebak dalam situasi merugikan:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
-
Berani membela diri dan menciptakan batasan
Korban perlu berani menghadapi pelaku secara tegas dengan kontak mata langsung dan menyampaikan bahwa perilaku mereka tidak dapat diterima. Namun, penting untuk diingat bahwa tindakan ini tidak boleh diiringi balas dendam atau kekerasan. Membuat batasan jelas seperti menghindari interaksi yang tidak perlu atau memblokir pelaku di media sosial bisa menjadi langkah efektif. -
Mengumpulkan bukti-bukti perundungan
Korban disarankan untuk mengumpulkan bukti-bukti seperti pesan, rekaman, atau saksi. Bukti ini dapat digunakan untuk melaporkan ke otoritas terkait. Jika terjadi di tempat kerja, laporan bisa disampaikan ke HRD; di kampus, melalui dekanat atau lembaga etik. Jika sudah melibatkan ancaman hukum, laporan bisa disampaikan ke pihak kepolisian. -
Mencari dukungan profesional
Dukungan sosial dari teman, keluarga, atau rekan kerja sangat penting dalam membangun kembali rasa percaya diri. Jika diperlukan, konsultasi dengan psikolog atau konselor menjadi langkah penting untuk memulihkan trauma akibat bullying. -
Menghindari pemicu
Korban perlu memperkuat ketahanan diri melalui kegiatan positif yang meningkatkan kepercayaan diri. Jika perundungan berlanjut, pertimbangkan perubahan lingkungan, seperti pindah tempat kerja atau kampus demi menjaga kesehatan mental.
Perubahan untuk Pelaku Bullying
Bagi pelaku bullying, Kasandra menegaskan bahwa mereka tetap bisa berubah dengan intervensi psikologis yang tepat. Beberapa pendekatan yang disarankan antara lain:
-
Konseling berbasis empati
Pelaku diajak untuk memahami dampak dari perilaku mereka terhadap korban. Ini membantu mereka mengembangkan empati dan kesadaran diri. -
Pelatihan manajemen amarah (anger management training)
Pelaku perlu belajar mengelola emosi, berpikir sebelum bereaksi, dan menyalurkan energi secara konstruktif. -
Terapi kelompok reflektif
Dalam sesi ini, pelaku diajak mendengarkan langsung pengalaman korban agar tumbuh empati sosial dan kesadaran diri. -
Cognitive-Behavioral Therapy (CBT)
Pelaku diajak mengenali pola pikir merundung seperti “itu hanya bercanda” atau “dia pantas mendapatkannya”, lalu menggantinya dengan cara pandang yang lebih sehat dan empatik.
Penyebab Perundungan di Lingkungan Dewasa
Kasandra menegaskan bahwa perundungan di usia dewasa sering kali muncul karena berbagai faktor seperti rasa superioritas, trauma masa lalu, tekanan sosial, hingga minimnya edukasi tentang empati dan regulasi yang melindungi korban.
Contoh Kasus yang Menjadi Perhatian
Beberapa waktu terakhir, kasus perundungan di lingkungan dewasa kembali menjadi sorotan setelah sejumlah mahasiswa Universitas Udayana dilaporkan melakukan olok-olok terhadap rekan mereka yang meninggal dunia. Akibatnya, kampus menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak hormat kepada pelaku.
Kasus ini menunjukkan bahwa bullying tidak mengenal usia dan bisa berdampak serius terhadap kesehatan mental maupun reputasi sosial seseorang. Karena itu, baik korban maupun pelaku perlu berani mencari bantuan profesional untuk menghentikan siklus perundungan di lingkungan dewasa.