Perusahaan Adik Prabowo Resmi Masuk Pasar Kripto, Borong Saham Indokripto (COIN)

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 9x dilihat
Perusahaan Adik Prabowo Resmi Masuk Pasar Kripto, Borong Saham Indokripto (COIN)


Arsari Group, sebuah perusahaan investasi multisektor yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden RI Joko Widodo, kini menjadi salah satu pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Investasi ini dilakukan melalui entitasnya, PT Arsari Nusa Investama.

Wakil Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa investasi tersebut merupakan bentuk komitmen Arsari dalam mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia. Ia menilai visi Arsari Group selaras dengan COIN dan dua anak usahanya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Aryo, entitas bisnis COIN seperti PT Central Finansial X (CFX) serta PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) telah memiliki izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia mengatakan COIN memiliki pondasi bisnis yang kuat dan ekosistem kripto yang lengkap.

Selain itu, COIN dinilai siap menjadi katalis dalam pembangunan industri aset digital nasional, termasuk aset kripto. “Investasi ini bukan hanya tentang nilai ekonomi, tetapi tentang membangun kedaulatan digital Indonesia yang mampu menghasilkan inovasi dan nilai tambah bagi ekonomi nasional,” ujar Aryo dalam keterangan resminya.

Aryo menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi dan perdagangan aset digital di Asia Tenggara. Peluang ini didukung oleh ekosistem aset digital yang semakin matang dan regulasi yang lebih baik, terutama setelah pengawasan aset digital beralih ke OJK.

Sementara itu, Direktur Utama Indokripto Koin Semesta, Ade Wahyu, menyambut baik masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham. Menurut Ade, kehadiran Arsari Group akan memberikan nilai tambah penting bagi COIN, khususnya dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik di level korporasi besar.

“Masuknya Arsari Group juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada industri aset digital secara umum, serta khususnya kepada COIN,” ungkap Ade.

Aryo menjelaskan bahwa langkah Arsari Group berorientasi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan jangka panjang. Perusahaan melihat industri aset keuangan digital sebagai kunci akselerasi transformasi digital dan pilar vital dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, Arsari Group mendukung penuh pengembangan sektor ini demi mewujudkan kedaulatan digital Indonesia,” ujar Aryo.

Dengan dukungan lintas sektor dan jaringan global Arsari Group, COIN akan mempercepat pengembangan produk-produk inovatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Apalagi saat ini Indonesia menempati posisi strategis sebagai salah satu pasar aset kripto terbesar di dunia.

Berdasarkan data OJK hingga akhir Oktober 2025, tercatat lebih dari 18 juta pengguna aset kripto, dengan nilai transaksi mencapai Rp 409,56 triliun. Laporan 2025 Global Crypto Adoption Index dari Chainalysis bahkan menempatkan Indonesia di peringkat ketujuh dunia.

Masuknya Arsari Group ke COIN membuka peluang bagi Indonesia untuk bergerak lebih jauh. Dari negara yang hanya mengonsumsi teknologi global menjadi produsen inovasi digital yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Investasi ini juga dinilai menunjukkan kuatnya kepercayaan institusi terhadap prospek industri aset digital di Tanah Air. Selain itu, langkah tersebut menegaskan besarnya potensi Indonesia dalam ekonomi digital berbasis aset kripto, dan mendukung agenda pemerintah memperkuat kedaulatan ekonomi digital melalui ekosistem yang aman, teregulasi, dan mampu bersaing secara global.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan