Perusahaan Migas Inggris Harbour Energy PHK 100 Karyawan

admin.aiotrade 21 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Perusahaan Migas Inggris Harbour Energy PHK 100 Karyawan

Perusahaan Migas Inggris, Harbour Energy, Akan Lakukan Pemangkasan Karyawan

Perusahaan minyak dan gas (migas) terbesar Inggris, Harbour Energy, mengumumkan rencana untuk memecat sekitar 100 pekerja khusus lepas pantai. Langkah ini diambil agar perusahaan tetap bisa bersaing di tengah tantangan industri yang semakin berat.

Pada Mei, Harbour Energy telah mengungkapkan rencana untuk memangkas 250 pekerja di Aberdeen hingga tahun 2050. Perusahaan migas tersebut menyebut bahwa situasi saat ini sangat sulit dan keputusan pemangkasan karyawan adalah langkah yang sangat berat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

PHK Didorong Rendahnya Produksi dan Investasi Migas di Inggris

Direktur Harbour Energy Inggris, Scott Barr, menjelaskan bahwa perusahaan sedang berupaya keras untuk meningkatkan daya saing. Dengan langkah ini, Harbour Energy berharap dapat beradaptasi dengan situasi buruk di sektor migas dan tantangan di masa depan.

“Sektor migas Inggris menghadapi tekanan dari rendahnya harga komoditas dan ketetapan pajak yang tidak kompetitif. Selain itu, keputusan pemerintah untuk mempertahankan pajak profit energi dalam rancangan anggaran terbaru juga menjadi faktor penting,” ujarnya.

Barr menekankan bahwa reorganisasi dari divisi lepas pantai sangat penting untuk menjaga komitmen keamanan dan standar regulasi. Ia juga memastikan bahwa semua pekerja yang terdampak akan mendapatkan dukungan dari perusahaan.

Pemerintah Inggris Akan Dukung Pekerja yang Terdampak PHK

Juru bicara pemerintah Inggris menyampaikan keprihatinan terhadap para pekerja yang terkena dampak pemangkasan karyawan. Ia memastikan bahwa semua pekerja yang terdampak dari keputusan komersial ini akan mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah.

“Pemerintah menetapkan rencana untuk membuat masa depan yang berkelanjutan di Laut Utara. Hal ini didukung oleh investasi untuk mengembangkan industri bersih, mendukung manajemen migas jangka panjang, dan membantu transisi pekerja di Laut Utara,” paparnya.

Menanggapi masalah ini, Ketua Kamar Dagang Aberdeen dan Grampian, Russell Borthwick, mengaku sudah memperingatkan pemerintah Inggris. Ia menyebut bahwa tingginya pajak di sektor energi akan berisiko pada pemecatan pekerja.

Harbour Energy Temukan Gas Lepas Pantai di Pesisir Norwegia

Pada saat yang sama, Harbour Energy mengungkapkan bahwa mereka berhasil menemukan gas dan kondensat di pesisir Gjoa, Norwegia. Sumur minyak Camilla diperkirakan akan didirikan di dekat ladang minyak Vega.

Dilansir dari Upstream Online, penemuan gas baru ini diperkirakan volumenya setara dengan 2,2 juta hingga 4,7 juta barrel minyak. Sementara itu, Camilla Nord menjadi satu-satunya sumur bor milik Harbour yang dioperasikan pada 2025, meski sudah melakukan eksplorasi lainnya di Snorre.

Perusahaan Asuransi Swiss Akan Lakukan Pemangkasan Karyawan

Selain Harbour Energy, perusahaan asuransi Swiss juga akan melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 2.600 orang. Hal ini dilakukan karena permintaan yang menurun di sektor bisnis mereka.

Permintaan turun juga membuat produsen mesin Jerman akan melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 2.500 orang. Sementara itu, HP akan melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 6 ribu orang akibat adopsi teknologi AI.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan