Investasi Besar di Sektor Pengelolaan Sampah
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerima Letter of Intent (LoI) dari PT Magic Crystal Indo bersama China Energy Conservation and Environmental Protection Group. Penyerahan LoI ini dilakukan dalam acara Mahakam Investment Forum 2025 di Hotel Novotel Balikpapan pada hari Kamis, 9 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kegiatan ini menandai minat besar dari investor untuk berinvestasi di sektor pengelolaan sampah yang berbasis waste to energy. Proyek ini memiliki nilai investasi hingga 200 juta dolar AS dan juga menunjukkan ketertarikan di daerah lain seperti Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar).
Langkah Awal Kerjasama Potensial
Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi menjelaskan bahwa LoI ini merupakan langkah awal dari potensi kerjasama yang sedang dipertimbangkan. Meski masih dalam tahap minat, ia menekankan bahwa proses selanjutnya akan dilakukan secara teknis dan lebih lanjut.
“Jadi mereka berminat (investasi), tapi artinya ini belum selesai. Namanya minat itu kan dia baru berminat, nanti kita yang kemudian menindaklanjuti secara teknis dan seterusnya. Kalau memang mereka menganggap secara kelayakan bisa, ya berlanjut,” ujar Helmi kepada awak media.
Fokus pada Pengelolaan Sampah Berbasis Energi
Investasi ini berfokus pada pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah menjadi energi, seperti listrik. Menurut Helmi, sektor pengelolaan sampah memiliki peluang investasi yang lebih luas. Ia menyebutkan bahwa TPA Manggar diperkirakan hanya mampu bertahan hingga tahun 2028.
“Sehingga bagaimana memanage sampah yang baik sebelum masuk ke TPA. Supaya dari 100 persen sampah di kota ini, hanya 50 persen masuk ke TPA, kemudian 50 persennya sudah dipilah di luar,” tambahnya.
Rencana Pertemuan dan Kolaborasi
Selanjutnya, akan dijadwalkan pertemuan satu lawan satu untuk menjelaskan detail operasional dan pengelolaan sampah di TPA Manggar. Dalam hal ini, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, yang telah memiliki studi kelayakan terkait sektor ini.
Para investor juga direncanakan melakukan kunjungan langsung ke TPA Manggar, sekaligus menyambangi Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan memastikan keberlanjutan proyek tersebut.