Peserta Pelatihan Pastry Dukung Pengembangan Kuliner Baru

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Peserta Pelatihan Pastry Dukung Pengembangan Kuliner Baru

Pelatihan Pembuatan Pastry untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga Bandung

Dalam upaya mendorong kreativitas dan pengembangan potensi warga, DPRD Kota Bandung melalui Komisi I menggelar pelatihan pembuatan pastry. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan menu-menu kuliner baru yang bisa menjadi andalan Kota Bandung. Dengan adanya pilihan menu yang lebih beragam, diharapkan dapat menarik minat wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari reses anggota dewan yang merespons aspirasi masyarakat. Tujuannya adalah untuk membangun SDM yang lebih berkualitas dan mampu mengembangkan usaha mandiri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Saya berharap dari hasil pelatihan ini akan muncul lagi ikon-ikon baru kuliner Bandung. Mungkin nanti ada Prima Rasa yang baru, atau juga Kartika Sari yang baru, atau juga Vita Sari yang baru, dan saya harapkan ini dimulai dari hasil reses anggota DPRD yang merespons aspirasi masyarakat dalam bagaimana cara mendorong pengembangan SDM yang kita miliki saat ini,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta, sebagian besar dari kalangan perempuan. Peserta berasal dari warga yang diundang selama reses tahun lalu. Pelatihan ini didukung oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung dan dilaksanakan di LPK Pintar, Bandung.

Selain tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, Radea berharap pelatihan ini juga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Pengembangan ekonomi dari sektor kuliner telah terbukti melalui banyak contoh pengusaha kecil yang sukses di Kota Bandung.

“Jadi kami mendorong bahwa targetnya bukan hanya bisa piawai untuk membuat pastry, tapi juga membuka peluang usaha. Nanti ke depan para peserta bisa juga mempekerjakan dari karyawan-karyawan yang lain,” tambahnya.

Pelatihan Serupa untuk Meningkatkan Keterampilan Warga

Untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan warga, Radea berkomitmen untuk menggelar pelatihan serupa di tahun-tahun mendatang. Selain pelatihan pembuatan pastry, ada pula pelatihan barber, katering, hingga digital marketing.

Radea menyampaikan bahwa dirinya sangat antusias dalam membuka peluang peningkatan keterampilan usaha bagi warga. Misi ini diharapkan mampu membantu mengubah taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik di masa-masa mendatang.

“Insyaallah pelatihannya akan terus diselenggarakan di tahun berikutnya. Saya ada komitmen dan ingin memaksimalkan pembangunan yang nonfisik. Kalau fisik itu kan bikin jalan, bikin trotoar. Lebih bagus pada pengembangan sumber daya manusia. Supaya kalau kita langsung ke kebutuhan masyarakat, ada pelatihan, pastry, barista, katering, supaya pada gerak, dan terasa manfaatnya bagi kesejahteraan warga,” katanya.

Pelatihan-pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun usaha sendiri. Dengan begitu, mereka bisa saling membantu dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, warga bisa membangun usaha sendiri dan bahkan membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Melalui inisiatif seperti ini, DPRD Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam membangun SDM yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru yang bisa menjadi tulang punggung perekonomian Kota Bandung.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan