Peserta Tak Bertambah, Dapen BTN Siapkan Program Baru

admin.aiotrade 17 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Peserta Tak Bertambah, Dapen BTN Siapkan Program Baru


JAKARTA – Jumlah peserta Dana Pensiun PT Bank Tabungan Negara (Dapen BTN) tidak mengalami peningkatan hingga kuartal III-2025. Hal ini terjadi karena status close population yang telah berlaku sejak tahun 2004.

Direktur Investasi Dapen BTN, Adi Santoso Budidarma, menyampaikan bahwa total peserta perusahaan saat ini mencapai 3.946 orang. Rinciannya adalah 817 peserta aktif, 22 peserta pensiun tunda, dan 3.107 peserta pensiunan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Peserta Dapen BTN tidak mengalami pertumbuhan karena sejak tahun 2004, Dapen BTN tidak lagi menerima peserta baru," ujarnya kepada aiotrade.

Adi menjelaskan bahwa seluruh pegawai BTN yang masuk setelah 2004 dialihkan kepesertaannya ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Sementara itu, dari sisi pengelolaan dana, Dapen BTN membukukan aset sebesar Rp 2,66 triliun per September 2025.

Meskipun jumlah peserta tidak bertambah, Dapen BTN tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memperluas basis kepesertaan di masa depan.

Mekanisme Dual Program

Adi menuturkan, berdasarkan amanat UU No. 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) kini diperbolehkan menyelenggarakan dua program sekaligus, yaitu Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

“Dana Pensiun BTN berencana untuk dapat menyelenggarakan Dual Program sehingga nantinya akan ada peningkatan jumlah peserta yang berasal dari Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP),” jelasnya.

Tantangan Utama

Menurut Adi, tantangan utama dalam peningkatan peserta masih berkaitan dengan kebijakan close population yang berlaku selama dua dekade terakhir. Karena itu, implementasi dual program diharapkan menjadi momentum bagi Dapen BTN untuk kembali menambah peserta baru.

Data Nasional

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan jumlah peserta hanya naik tipis menjadi 29,64 juta orang per September 2025, dari 29,21 juta orang per Agustus 2025.

Adapun kenaikan secara tahunan (year on year) juga tidak besar, karena per September 2024, pesertanya hanya berada di level 28,69 juta orang.

Strategi yang Diterapkan

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Dapen BTN berupaya keras untuk meningkatkan partisipasi peserta melalui inovasi dan penyesuaian regulasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan dual program, yang diharapkan bisa memberikan lebih banyak opsi bagi peserta.

Selain itu, Dapen BTN juga fokus pada sosialisasi dan edukasi kepada para pegawai BTN agar lebih memahami manfaat dari program pensiun yang disediakan.

Masa Depan Dana Pensiun

Dengan adanya perubahan regulasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, Dapen BTN optimis mampu menarik lebih banyak peserta di masa depan. Meski saat ini jumlah peserta tidak bertambah, strategi jangka panjang yang dirancang diharapkan mampu memperkuat posisi Dapen BTN sebagai salah satu lembaga pensiun yang andal dan berkelanjutan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan