Petani Tebu Mojokerto Dapat Tambahan 9.789 Ton Pupuk ZA Subsidi

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Petani Tebu Mojokerto Dapat Tambahan 9.789 Ton Pupuk ZA Subsidi
Petani Tebu Mojokerto Dapat Tambahan 9.789 Ton Pupuk ZA Subsidi

Petani Tebu di Mojokerto Dapat Alokasi Pupuk ZA Subsidi yang Lebih Besar

Petani tebu di Kabupaten Mojokerto merasa senang dengan peningkatan alokasi pupuk ZA subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Penambahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tanaman tebu dalam rangka mendukung swasembada gula nasional.

Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Arif Budi Setiawan, menjelaskan bahwa pupuk ZA subsidi ditujukan khusus untuk petani tebu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan hasil panen dan memastikan ketersediaan gula nasional tetap terjaga.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebelumnya, alokasi pupuk ZA subsidi hanya sebesar 1.770 ton. Namun, kini jumlah tersebut telah ditingkatkan menjadi 9.789 ton. Penambahan ini merupakan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian, yang menempatkan pupuk ZA sebagai salah satu jenis pupuk subsidi yang dapat digunakan oleh petani tebu.

Peningkatan alokasi pupuk ZA ini juga sesuai dengan kebijakan Provinsi Jawa Timur. Pemerintah daerah setempat berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada para petani tebu agar dapat menghasilkan produksi yang optimal.

"Di tahun 2025, tepatnya pada bulan September, sudah teralokasikan pupuk ZA subsidi untuk petani tebu. Kabupaten Mojokerto mendapat tambahan alokasi pupuk subsidi sebanyak 9.789 ton ZA," ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa pupuk ZA yang dialokasikan melalui e-RDKK tahun 2025 diperuntukkan bagi petani tebu. Petani bisa membeli pupuk subsidi tersebut di kios-kios atau tempat serah PPTS (Penerima pada Titik Serah) yang tersebar di wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Sesuai dengan e-RDKK, pupuk subsidi yang dimasukkan itu untuk petani tebu, meliputi pupuk ZA dan NPK. Petani sudah bisa menebus pupuk ZA subsidi di kios-kios mulai September 2025 ini," jelas Arif.

Untuk memastikan bahwa pupuk subsidi benar-benar sampai kepada petani, pihak dinas melakukan monitoring di lapangan bersama dengan perusahaan Pupuk Indonesia. Mereka mengunjungi kelompok tani dan kios-kios untuk memastikan bahwa distribusi pupuk berjalan lancar.

"Kita datangi kelompok tani dan kios-kios bersama (Pupuk Indonesia), untuk memastikan petani sudah mendapat pupuk subsidi," ucap Arif.

Menurut Arif, tujuan pemerintah dalam mempercepat swasembada gula adalah dengan memberikan bantuan berupa pupuk ZA subsidi. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi beban biaya petani, karena sebelumnya mereka harus membeli pupuk ZA non subsidi yang harganya lebih mahal.

"Harapan pemerintah adalah swasembada gula, serta meringankan biaya petani yang semula membeli ZA non subsidi sekarang ZA subsidi, walau baru September ini. Dalam musim tanam tiga ini, tebu sudah tumbuh kemudian dipupuk ZA," jelasnya.

Meskipun alokasi pupuk ZA subsidi mencapai 9.789 ton, Arif menyebut bahwa petani hanya boleh menyerap pupuk sesuai jatah dari e-RDKK, yaitu 1.770 ton. Kelebihan dari alokasi tersebut kemungkinan akan dikembalikan ke pemerintah.

"Kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pusat, karena (Pupuk ZA subsidi) ini masih awal. Contohnya, jatah petani A menebus pupuk ZA subsidi maksimal tidak boleh melebihi e-RDKK walaupun alokasi kita banyak," tukasnya.

Harga Pupuk Subsidi dan Non Subsidi

Harga pupuk subsidi di tingkat petani antara lain:

  • Pupuk urea: Rp 112.500 per kemasan 50 kg
  • Pupuk NPK: Rp 115.000 per kemasan 50 kg
  • Pupuk ZA: Rp 85 ribu per kemasan 50 kg
  • Pupuk organik: Rp 32 ribu per kemasan 40 kg

Sementara itu, harga pupuk ZA non subsidi mencapai Rp 220 ribu hingga Rp 230 ribu per kemasan 50 kg. Untuk pupuk urea nitrea non subsidi, harganya berkisar Rp 190 ribu per kemasan 25 kg.

Stok Pupuk Subsidi Melimpah

Stok pupuk subsidi di gudang Sooko-Mojokerto sangat melimpah, antara lain:

  • Pupuk urea: 446 ton
  • Pupuk NPK: 4.225 ton
  • Pupuk ZA: 43.5 ton
  • Petroganik (pupuk organik): 167 ton

Sementara itu, stok pupuk non subsidi seperti urea Nitrea mencapai 114,25 ton.

Di gudang penyangga Mojosari, ketersediaan pupuk subsidi meliputi:

  • Pupuk urea: 523,95 ton
  • Pupuk NPK: 1.086,750 ton
  • Petroganik: 133 ton
  • Pupuk ZA: 0 ton

Dengan adanya peningkatan alokasi pupuk ZA subsidi, diharapkan para petani tebu di Kabupaten Mojokerto dapat meningkatkan hasil panen mereka dan berkontribusi pada swasembada gula nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan