
Persis Solo Mengambil Langkah Tegas dengan Pembekuan Pelatih Kepala
Performa yang kurang memuaskan dari Persis Solo di Super League 2025/2026 akhirnya memicu tindakan langsung dari pihak manajemen. Hal ini terlihat dari pengambilan keputusan untuk membekukan pelatih kepala, Peter de Roo, dalam waktu sementara.
Manajer Persis Solo, Lalu Dion Pratama, mengonfirmasi bahwa Peter de Roo telah dibebastugaskan dari tugasnya sebagai pelatih utama. Keputusan ini diambil setelah performa tim yang tidak stabil selama beberapa pertandingan terakhir. Ketidakhadiran Peter de Roo pada sesi jumpa pers jelang laga pekan ke-12 melawan PSIM Yogyakarta, Jumat (7/11/2025), semakin memperkuat spekulasi tentang perubahan ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Persis Solo diwakili oleh asisten pelatih Tithan Suryata bersama pemain Cleyton Santos dalam acara tersebut. Dion Pratama menjelaskan bahwa keputusan akhir mengenai nasib Peter de Roo belum dikeluarkan. Ia menegaskan bahwa saat ini Peter de Roo hanya sedang diberikan istirahat sementara dan bukan dalam status dipecat.
Sejak memimpin Persis Solo, catatan Peter de Roo memang tidak begitu mengesankan. Tim hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tujuh kekalahan, yang membuat mereka kesulitan untuk keluar dari zona degradasi.
"Kita tidak memecat dan berhentikan juga," kata Dion Pratama. "Untuk selanjutnya ada pernyataan dari klub untuk status Peter ke depan."
Dion memastikan bahwa Peter de Roo akan absen dalam dua pertandingan mendatang, termasuk saat menghadapi PSIM Yogyakarta hari ini dan Bali United pada 23 November. Tithan Suryata akan menjadi pelatih sementara selama dua laga tersebut.
"Kita lihat dua pertandingan ini akan menggunakan caretaker Tithan, dan nantinya ada langkah dari manajemen," ujarnya.
Komunikasi dengan Pelatih Baru Sedang Berlangsung
Di tengah penyusunan rencana jangka panjang, pihak manajemen Persis Solo juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan kandidat pelatih baru sudah mulai dilakukan. Salah satu nama besar yang dikaitkan adalah Bernardo Tavares, pelatih yang baru saja meninggalkan PSM Makassar.
Namun, Dion menegaskan bahwa belum ada tindak lanjut final, sebab manajemen masih mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan.
"Langkah-langkah sudah kita susun tinggal mengambil langkah selanjutnya. Kalau komunikasi sudah ada (termasuk dengan Bernardo Tavares). Tapi belum ditentukan selanjutnya seperti apa," tutupnya.
Perubahan yang Diharapkan
Keputusan untuk membekukan Peter de Roo merupakan langkah penting bagi Persis Solo. Dengan adanya pelatih sementara, harapan besar diarahkan kepada Tithan Suryata untuk membawa tim kembali stabil dan memperbaiki posisi di klasemen.
Selain itu, proses pencarian pelatih baru juga sedang berlangsung. Nama-nama potensial seperti Bernardo Tavares menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Meski belum ada kepastian, pihak manajemen tampaknya serius dalam mencari solusi terbaik untuk masa depan Persis Solo.