
Kejadian Meninggalnya Seorang Pria di Perumahan BCP Blok C.9
Pada hari Selasa, 16 Desember 2025, aparat kepolisian kembali menunjukkan kecepatan dan ketelitian dalam menangani kejadian yang terjadi di Perumahan BCP Blok C.9, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Personil Polsek Ciruas bersama Pamapta Polres Serang segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai penemuan seorang pria meninggal dunia.
Korban bernama Sukamto (55), yang berasal dari Kota Bumi, Lampung, ditemukan dalam kondisi telungkup di rumahnya setelah tidak terlihat keluar selama sehari. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang mencurigai ketidakhadiran korban dalam aktivitas sehari-hari.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut keterangan saksi, warga mencoba memastikan keadaan korban dengan mengintip melalui lubang angin rumah. Saat itu, mereka melihat Sukamto tergeletak tanpa respons. Warga kemudian melakukan tindakan dengan mendobrak pintu rumah dan menemukan korban dalam kondisi kaku dengan darah keluar dari mulutnya.
Polsek Ciruas segera merespons laporan tersebut. Menurut Kompol Salahuddin, Kapolsek Ciruas, anggota langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara. "Setelah menerima laporan masyarakat, anggota kami langsung mendatangi lokasi untuk memastikan keadaan korban," ujar Kompol Salahuddin.
Riwayat Kesehatan Korban
Pihak keluarga menjelaskan bahwa korban telah tinggal sendiri selama kurang lebih dua tahun. Selain itu, korban memiliki riwayat penyakit stroke, sehingga pihak keluarga menegaskan tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh Sukamto.
Kanist Reskrim Ipda Yogo Handono menambahkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kondisi korban sesuai dengan riwayat sakitnya. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.
Proses Penanganan Kasus
Dalam proses penanganan kasus ini, aparat kepolisian menunjukkan profesionalisme dan kehati-hatian. Tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian, tetapi juga berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk memperoleh informasi lengkap mengenai kondisi korban.
Selain itu, polisi juga memastikan bahwa tidak ada indikasi tindakan kriminal yang terjadi. Hal ini didukung oleh keterangan dari pihak keluarga dan hasil pemeriksaan awal yang menyebutkan bahwa kondisi korban sesuai dengan riwayat kesehatannya.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan terhadap orang-orang yang tinggal sendiri, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit serius seperti stroke. Dengan adanya kesadaran dan perhatian dari lingkungan sekitar, kejadian seperti ini bisa lebih cepat diketahui dan ditangani secara tepat.