
Penjelasan dari Rumah Produksi Shandhika Widya Cinema
Setelah Program Xpose Uncensored menimbulkan banyak kontroversi, Rumah Produksi Shandhika Widya Cinema akhirnya memberikan pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang terjadi dalam tayangan yang disiarkan oleh stasiun televisi Trans 7 pada tanggal 13 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tayangan tersebut dinilai tidak sopan dan merendahkan martabat kiai, santri, serta pondok pesantren. Hal ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan menimbulkan kekecewaan yang cukup besar.
Sigit Wahyono, Direktur Personalia PT Shandhika Widya Cinema, mengungkapkan permintaan maaf melalui video yang diunggah di Instagram. Ia menyampaikan rasa penyesalan kepada kiai, para nyai, dan santri yang tampil dalam materi tersebut.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kiai, kepada nyai, dan kepada para santri yang visualnya ada dalam materi tersebut," ujar Sigit dalam pernyataannya.
Ia juga secara khusus meminta maaf kepada Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), pesantren Lirboyo, hingga komunitas pesantren atas kesalahan yang terjadi dalam tayangan tersebut.
"Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh santri di Indonesia. Juga kepada Pengurus Besar Nahdatul Ulama, seluruh warga Nahdatul Ulama, dan khususnya kepada alumni santri Lirboyo di mana pun berada atas kejadian tersebut," tambah Sigit.
Tindakan Perusahaan sebagai Bentuk Tanggung Jawab
Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, Sigit menyatakan bahwa semua orang yang terlibat dalam program yang menimbulkan kegaduhan telah diberhentikan dari perusahaan. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menghadapi masalah yang terjadi.
Selain itu, pihak rumah produksi juga mengumumkan bahwa kontrak kerja sama dengan Trans 7 telah resmi diputus sejak tanggal 14 Oktober 2025. Keputusan ini diambil sebagai dampak dari kegaduhan dan kontroversi yang terjadi.
Menanggapi Reaksi Masyarakat
Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka akan menghentikan semua aktivitas perusahaan sebagai bentuk respons terhadap gelombang protes yang cukup besar dari masyarakat.
"Kami memberhentikan seluruh aktivitas perusahaan. Semoga hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kami dan kita semua," ujar Sigit dalam penutup pernyataannya.
Kesimpulan
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga etika dan kesopanan dalam penyajian konten, terutama ketika berkaitan dengan institusi atau kelompok yang memiliki nilai-nilai budaya dan agama yang kuat. Tindakan yang diambil oleh Rumah Produksi Shandhika Widya Cinema menunjukkan komitmen mereka untuk belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri.