PR JABAR –
Di tengah kompetisi sepak bola Piala Dunia U-17 FIFA 2025, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan bahwa kekuatan Timnas Brasil jauh lebih unggul dibandingkan dengan Timnas Indonesia. Hal ini terjadi setelah Garuda Muda kalah 0-4 dari Tim Samba dalam pertandingan Grup H, yang berlangsung pada Jumat malam WIB.
Erick Thohir menyampaikan bahwa pertandingan ini menjadi sejarah bagi Indonesia saat melawan Brasil di Piala Dunia, meskipun dalam usia U-17. Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia masih belum berhasil meraih poin dari dua pertandingan yang telah dimainkan. Sebelumnya, mereka kalah 1-3 dari Zambia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Ya memang Brasil jauh lebih unggul dari kita. Di laga pertama melawan Zambia, kita sempat memiliki kesempatan. Namun, kita kecolongan tiga gol dalam tujuh menit. Di babak kedua, kita bermain lebih baik dan banyak mendapatkan peluang, tapi sayangnya belum bisa mencetak gol," ujar Erick seusai pertandingan di Aspire Academy, Doha, Qatar.
Ia juga menambahkan, "Tapi anak-anak saya rasa ini kesempatan, ini sejarah lho Indonesia lawan Brasil di Piala Dunia walaupun U17."
Kelebihan Pemain Brasil Adalah Banyaknya Kesempatan Bermain
Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa salah satu keunggulan pemain Brasil dibandingkan pemain Indonesia adalah jumlah pertandingan yang mereka ikuti.
"Di Brasil, satu pemain bisa bermain hingga 70 pertandingan per tahun, sedangkan di Indonesia belum sampai itu. Jadi, kita harus membuat terobosan seperti ini," tutur Erick.
Meski belum berhasil meraih poin dari dua laga yang telah dimainkan, Erick tetap bangga kepada Pelatih Nova Arianto, seluruh pemain, serta para pendukung timnas di Qatar.
"Saya baru saja menerima pujian dari teman-teman di Qatar. Fans Indonesia sangat tertib dan suportif. Ini contoh yang baik, kita mendapat apresiasi," ujar sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.
Erick Optimistis Timnas Akan Dapat Hasil Positif Saat Lawan Honduras
Menyongsong laga terakhir fase grup, yakni melawan Honduras pada Senin (10/11), Erick tetap optimistis akan mendapatkan hasil positif.
"Harapan kami menang. Zambia tadi melawan Honduras, saya tidak melihat langsung, katanya 3-1 di halftime. Artinya jika hasil akhirnya Zambia menang 5-2 atau lebih, saya tidak tahu," ucap Erick.
"Artinya kita seimbang dengan Honduras, jadi ada kesempatan. Tinggal semoga kita lihat cederanya. Tadi ada satu pemain belakang kita cedera, mudah-mudahan tidak parah. Kita lihat saja," tutup Erick.