
Nasib Melda Safitri yang Berubah Setelah Diceraikan
Pilu nasib Melda Safitri, seorang ibu dua anak dari Kabupaten Aceh Singkil, yang tidak hanya diceraikan oleh suaminya menjelang pelantikan PPPK, tetapi juga diabaikan oleh mertuanya saat hendak berpamitan. Cerita pilu ini menyebar luas di media sosial dan membuat banyak orang terenyuh.
Melda Safitri bercerita bahwa setelah diceraikan, ia memilih pulang kampung ke Aceh Selatan. Sebelumnya, ia mencoba berpamitan kepada ayah dan ibu mertuanya. Namun, pengalaman itu sangat menyedihkan baginya karena kedua orang tua tersebut tidak menunjukkan sedikit pun rasa belas kasihan terhadap dirinya maupun anak-anaknya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Sejahat apapun aku dan terzolimi apapun aku, tetap...! Sebelum aku pulang ke Aceh Selatan membawa anak-anak,” kata Melda Safitri dalam unggahannya di Facebook.
Ia mengatakan bahwa ia datang ke rumah mertuanya dan rela meminta maaf duluan, meskipun mereka adalah orang tua. Namun, setelah meminta maaf, tidak ada satupun dari mereka yang melihat mereka pergi. Melda Safitri dan anak-anaknya akhirnya pergi dengan bantuan tetangga yang baik.
Rejeki Nomplok dari Selebgram Aceh
Setelah kisah pilu ini viral, nasib Melda Safitri mulai berubah. Ia mendapat rejeki nomplok dari selebgram asal Aceh, Shella Saukia. Bantuan ini berupa uang tunai untuk modal usaha hingga iPhone.
Shella Saukia memberikan uang tunai dalam bentuk pecahan Rp50 ribu yang digepok-gepok sebagai modal usaha bagi Melda Safitri. Tangis haru pun pecah ketika Melda Safitri menyadari bahwa ia belum pernah memegang uang sebanyak itu sebelumnya.
“Gak pernah pegang uang sebanyak ini kak,” kata Melda Safitri sambil menangis. Shella Saukia juga menangis haru sambil memeluk Safitri. “Makasih kak,” kata Melda Safitri.
Selain uang tunai, Shella Saukia juga memberikan iPhone kepada Melda Safitri. “Ini untuk kakak cari rezeki, jual kosmetik lagi, ini rezeki kakak,” kata Shella Saukia.
Dalam unggahannya, Melda Safitri bersyukur atas pertolongan yang datang padanya. “Allah Maha Adil. Allah tunjukkan jalan,” tulisnya di Instagram.
Peran Kepala Desa dalam Perceraian
Sosok suami Melda Safitri, JS, yang merupakan PPPK Satpol PP Aceh Singkil, dikenal baik dan tidak pernah melakukan kekerasan. Menurut Kepala Desa Kampung Siti Ambia, Aswalun, permasalahan rumah tangga Melda Safitri dan suaminya lebih dipengaruhi oleh faktor ekonomi.
Aswalun mengungkapkan bahwa pihak desa telah melakukan mediasi antara Melda Safitri dan suaminya beberapa kali. Proses perceraian dilakukan pada 14 September 2025, jauh sebelum pelantikan PPPK. Surat pernyataan dibuat dan ditandatangani oleh keluarga kedua belah pihak.
Penyangkalan dari Suami Melda Safitri
JS, suami Melda Safitri, membantah kabar yang menyebut dirinya menceraikan istri jelang pelantikan PPPK. Menurut JS, rumah tangganya dengan Melda Safitri sudah bermasalah cukup lama. Proses perceraian juga tidak semudah apa yang diceritakan oleh Melda Safitri di media sosial.
Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Azman, menjelaskan bahwa perceraian antara JS dan Melda Safitri telah dilakukan pada 14 September 2025, jauh sebelum pelantikan PPPK. Melda Safitri turut hadir dalam pertemuan keluarga dan menandatangani surat pernyataan bersama.
Perubahan Hidup Melda Safitri
Setelah menerima bantuan dari Shella Saukia, penampilan Melda Safitri juga berubah. Ia kini tampil lebih cantik setelah di-make up oleh Shella Saukia. Melda Safitri tampak bahagia dan bersemangat untuk membangun usaha baru.
Melda Safitri juga mengucapkan terima kasih kepada Shella Saukia. “Alhamdulillah terima kasih kak @shellasaukiaofficial,” tulis Safitri.
Kisah Melda Safitri menjadi contoh bahwa di balik kesulitan selalu ada hikmah. Dengan dukungan dari orang-orang baik, hidupnya kini mulai membaik.