
Inisiatif YBM PLN dalam Mendukung Pendidikan Digital di Kalimantan Tengah
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. Kali ini, YBM PLN kembali memberikan bantuan berupa laptop dan printer kepada dua lembaga pendidikan dan sosial di Palangka Raya, yaitu Panti Asuhan Ayah Bunda dan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Sholihin. Penyerahan bantuan dilakukan melalui YBM PLN UP3 Palangka Raya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat akses pendidikan berbasis digital, terutama bagi sekolah dan panti asuhan yang masih membutuhkan dukungan fasilitas pembelajaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperlancar proses belajar-mengajar, memperkuat literasi teknologi di kalangan pelajar dan santri, sekaligus memudahkan kegiatan administrasi lembaga penerima.
Tanggapan Positif dari Penerima Bantuan
Fahmi, salah satu siswa di Ponpes Nurul Sholihin, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Kini kami bisa memanfaatkan sarana modern untuk menambah pengetahuan secara digital,” ujarnya penuh semangat.
Hal senada disampaikan Khairullah, pengasuh Panti Asuhan Ayah Bunda Palangka Raya. Ia mengaku bahagia dan terharu atas perhatian insan PLN melalui program YBM. “Semoga ini menjadi ladang amal jariah bagi seluruh insan PLN dan membawa berkah bagi kami semua,” katanya.
Komitmen YBM dalam Membangun Kesetaraan Digital
Dari Banjarbaru, Ketua YBM PLN UID Kalselteng, Legiman, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen YBM dalam menjembatani kesenjangan digital di dunia pendidikan nonformal. “YBM menjadi wadah bagi para muzaki untuk menyalurkan amanahnya kepada yang membutuhkan. Digitalisasi perlu dipelajari sejak dini agar anak-anak kita tidak tertinggal di era modern ini,” jelasnya.
Legiman menambahkan, perangkat digital ini akan membantu anak-anak di pondok maupun panti asuhan belajar lebih efektif dan memperluas akses pengetahuan. Ia berharap bantuan tersebut juga memotivasi para pengajar untuk berinovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi.
Peran PLN dalam Kehadiran Sosial di Masyarakat
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyebut kegiatan sosial YBM PLN sebagai wujud nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat. “PLN bukan hanya soal bisnis, tapi juga hadir melalui kegiatan sosial seperti YBM dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Semua dilakukan dengan semangat sukarela tanpa mengharapkan imbalan,” ujarnya.
Iwan menegaskan, lewat kegiatan seperti ini PLN berupaya mewujudkan nilai luhur Pancasila, terutama keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Kami berharap semakin banyak masyarakat, panti asuhan, rumah yatim, dan lembaga pendidikan lainnya yang bisa merasakan manfaat program sosial PLN UID Kalselteng,” tutupnya.