
PLN Menyalakan Harapan dengan Program Light Up The Dream
PLN terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses listrik yang merata kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan Hari Sumpah Pemuda, PLN meluncurkan program Light Up The Dream (LUTD) yang bertujuan untuk Berbagi Cahaya Menumbuhkan Harapan.
Program ini menghadirkan sambungan listrik gratis bagi warga pra-sejahtera di berbagai daerah. Salah satu lokasi yang menjadi fokus adalah Dusun Karangasem, Desa Watangsono, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Di sana, PLN memberikan 6 sambungan listrik baru secara gratis kepada warga setempat. Selain itu, sebanyak 160 paket sembako juga disalurkan kepada masyarakat setempat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di luar Wonogiri, PLN juga melakukan penyaluran sambungan listrik gratis di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata PLN untuk memperluas pemerataan akses energi di seluruh Indonesia.
Peran PLN dalam Mewujudkan Listrik untuk Semua
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa HLN ke-80 bukan hanya momen untuk merayakan perjalanan PLN, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan komitmen PLN dalam menyediakan listrik bagi semua kalangan.
Hari ini kami hadir di Jatisrono sebagai wujud nyata komitmen PLN dalam memperingati 80 tahun Hari Listrik Nasional. Melalui program Light Up The Dream, kami menghadirkan sambungan listrik gratis bagi masyarakat yang belum menikmati listrik. Secara nasional, PLN menyiapkan 8.000 sambungan listrik gratis yang disalurkan secara bertahap hingga 27 Oktober mendatang, ujar Didi.
Didi menekankan bahwa listrik bukan hanya sekadar penerangan, tetapi juga simbol kemajuan dan pemerataan energi. Momentum HLN ke-80 menjadi pengingat bahwa PLN terus berupaya untuk menyediakan energi yang adil dan merata.
Tanggapan dari Bupati Wonogiri
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi langkah PLN yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat pra-sejahtera. Ia menilai, program ini membuka harapan baru bagi warga kurang mampu di Kabupaten Wonogiri untuk menikmati aliran listrik secara mandiri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas usaha.
Kesempatan yang baik ini menunjukkan bagaimana PLN senantiasa menampilkan cita-cita luhur salah satu BUMN melalui program 'Berbagi Cahaya Menumbuhkan Harapan'. Kami bersama-sama tadi listrik telah menyaksikan penyalaan pertama aliran gratis oleh Bapak Direktur bersama Ibu Desi. Ibu Desi bahkan tidak mampu berkata-kata karena begitu terharu dan bersyukur. Tentu dia benar-benar berterima kasih kepada PT PLN (Persero). Tepuk tangan untuk PLN, ujar Setyo.
Pengalaman Warga yang Menerima Bantuan
Salah satu penerima bantuan, Desi Aryani (34), warga Dusun Karangasem, Jatisrono, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Sebelum dapat bantuan ini, saya masih numpang listrik dari rumah mertua selama dua tahun. Sekarang alhamdulillah sudah punya meteran sendiri. Saya bisa masak, nyeterika, dan menyalakan lampu tanpa rasa sungkan lagi. Terima kasih PLN atas bantuannya, tutur Desi dengan rasa haru.
Komitmen PLN untuk Keberlanjutan
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Program Light Up The Dream tidak hanya menghadirkan terang di rumah-rumah warga, tetapi juga menyalakan harapan baru untuk kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses energi, agar semangat Listrik untuk Semua benar-benar terwujud di seluruh pelosok Jawa Tengah dan DIY, pungkasnya.