PLN Pastikan 93% Pasokan Listrik Aceh Pulih Pasca Banjir

admin.aiotrade 08 Des 2025 3 menit 11x dilihat
PLN Pastikan 93% Pasokan Listrik Aceh Pulih Pasca Banjir

Pemulihan Kelistrikan Aceh Mencapai 93%

PT PLN (Persero) melaporkan bahwa sebanyak 93% sistem kelistrikan di Aceh telah pulih dan kembali dapat dinikmati oleh 1,7 juta masyarakat setelah bencana banjir bandang melanda provinsi tersebut. Meski begitu, pasokan listrik di empat lokasi di Aceh, yaitu Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues sempat terputus dan padam akibat bencana yang terjadi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam proses pemulihan kelistrikan. Dalam siaran persnya pada Senin (8/12), ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai lembaga, gubernur, bupati, serta para pejabat yang hadir. Ia juga memberikan penghargaan kepada semua pihak yang bekerja di lapangan, termasuk TNI, Polri, BNPB, PLN, Kementerian Sosial, dan para dokter.

Peran Menteri ESDM dalam Pemulihan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa Presiden telah memberikan arahan sejak awal bencana untuk mempercepat pemulihan kelistrikan Aceh melalui berbagai upaya dan kerja sama lintas sektoral. Menurutnya, pihaknya bersama PLN terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mempercepat proses pemulihan pasokan listrik.

"Alhamdulillah, pemulihan kelistrikan di empat kabupaten berjalan lancar. Pemulihan listrik dan energi sangat krusial karena berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, terlebih di masa-masa sulit seperti saat ini," ujar Bahlil.

Santunan untuk Keluarga Korban Bencana

Dalam konteks yang sama, keluarga korban meninggal akibat bencana di Sumatra akan mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa kerusakan akibat banjir di Sumatra sangat memprihatinkan, dan penanganannya masih terkendala oleh berbagai faktor. Namun, ia menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan.

Proses Sinkronisasi untuk Stabilitas Listrik

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa diperlukan waktu 24 jam ke depan untuk melakukan proses sinkronisasi agar sistem kelistrikan Aceh kembali andal seperti sedia kala. Proses ini bertujuan untuk membuat pasokan listrik lebih stabil dan kokoh, serta mengeliminasi pemadaman bergilir.

"Proses sinkronisasi dilakukan untuk mengembalikan sistem kelistrikan Aceh seperti semula," kata Darmawan.

Prioritas Fasilitas Publik dan Keselamatan Warga

PLN mengutamakan pemulihan pasokan listrik untuk fasilitas-fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, jaringan telekomunikasi, dan fasilitas vital lainnya. Secara bertahap, pasokan listrik juga disalurkan ke rumah-rumah masyarakat.

"Jaringan telekomunikasi yang sebelumnya lumpuh, kini dapat beroperasi kembali, sama seperti fasilitas-fasilitas publik vital lainnya. Kami juga tetap mengutamakan keselamatan warga dengan memastikan setiap lokasi telah aman dari genangan air sebelum kembali dialiri listrik," tambah Darmawan.

Penanganan Ancaman Gangguan Susulan

Selain itu, petugas PLN terus bersiaga di wilayah-wilayah yang terdampak untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan kelistrikan susulan. Proses pemulihan menjadi sangat menantang ketika banjir dan longsoran susulan merobohkan beberapa tower transmisi tegangan tinggi di sejumlah titik baru yang sebelumnya tidak terdampak.

Kondisi ini memaksa PLN untuk mengidentifikasi ulang jaringan, mengerahkan peralatan tambahan, serta meningkatkan jumlah personel untuk membangun tower darurat dalam waktu singkat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan ketersediaan listrik yang andal dan stabil bagi masyarakat Aceh.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan