Polisi Pastikan Timothy Jatuh dari Lantai 4 Gedung FISIP Unud, CCTV Rusak

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Polisi Pastikan Timothy Jatuh dari Lantai 4 Gedung FISIP Unud, CCTV Rusak
Polisi Pastikan Timothy Jatuh dari Lantai 4 Gedung FISIP Unud, CCTV Rusak

Penjelasan Kapolsek Denbar Mengenai Kasus Meninggalnya Mahasiswa FISIP

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi, memberikan pernyataan terkait kasus kematian Timothy Anugerah Saputra (22), seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana. Ia menjelaskan bahwa korban jatuh dari lantai 4 gedung FISIP, yang menjadi fokus utama dalam penyelidikan.

Perbedaan Informasi yang Beredar di Masyarakat

Kompol Laksmi menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya akurat. Beberapa pihak menyebutkan bahwa korban jatuh dari lantai 2, namun ia memastikan bahwa kejadian tersebut terjadi dari lantai 4. Pernyataan ini disampaikan saat ia memberikan keterangan kepada awak media di Polsek setempat, Denpasar, Bali, pada Senin 20 Oktober 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penggunaan CCTV dalam Penyelidikan

Pihak kepolisian juga menjelaskan mengenai penggunaan rekaman CCTV sebagai salah satu alat bukti dalam penyelidikan. Menurut Kompol Laksmi, ada rekaman CCTV di area Lobi gedung yang merekam momen kedatangan korban serta momen korban jatuh di bawah. Namun, sayangnya, CCTV di lantai 4 ternyata rusak. Hal ini menjadi tantangan dalam proses penyelidikan.

Menurut informasi yang diperoleh oleh pihak kepolisian, kerusakan CCTV di lantai 4 telah terjadi sejak sekitar tahun 2023. Dengan kondisi ini, penyelidikan menjadi lebih rumit karena tidak ada rekaman yang bisa membuktikan bagaimana korban jatuh.

Keberadaan Saksi Mata

Selain CCTV, pihak kepolisian juga mencari saksi mata yang dapat memberikan informasi lebih lanjut. Kompol Laksmi menyebutkan bahwa ada saksi yang melihat aktivitas korban di lantai 4. Salah satu saksi melihat korban keluar dari lift di lantai 4 dan kemudian duduk di lokasi di mana tas dan sepatu milik korban ditemukan.

Setidaknya tiga orang saksi melihat korban duduk di lokasi tersebut. Namun, karena tidak saling kenal, mereka tidak terlalu menghiraukan. Salah satu saksi bahkan melihat korban melepas sepatu di lokasi tersebut. Ia hanya sekadar melihat dan masuk ke dalam kelas. Saat keluar lagi, korban sudah tidak ada di sana.

Proses Penyelidikan yang Masih Berlangsung

Berdasarkan keterangan saksi, korban datang sendiri, duduk sendiri, dan melepaskan sepatu, namun tidak ada saksi yang menyaksikan detik-detik korban terjatuh. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Mereka telah mengumpulkan seluruh keterangan saksi serta barang bukti pendukung untuk mengungkap kasus ini agar terang.

Kesimpulan

Dengan adanya kerusakan CCTV di lantai 4 dan kurangnya saksi mata yang melihat langsung kejadian, penyelidikan tetap berlangsung dengan cermat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap kebenaran sekaligus memberikan jawaban yang jelas bagi keluarga korban serta masyarakat luas.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan