Polisi Selidiki Kematian Bocah SD di Toilet Masjid Sadasari

admin.aiotrade 18 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Polisi Selidiki Kematian Bocah SD di Toilet Masjid Sadasari
Polisi Selidiki Kematian Bocah SD di Toilet Masjid Sadasari

Penyelidikan Kematian Bocah di Toilet Masjid Majalengka

Polres Majalengka sedang melakukan penyelidikan terkait kematian seorang bocah laki-laki berinisial MR (11) yang ditemukan meninggal dunia di toilet masjid area Kantor Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (19/10/2025) sore.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, mengungkapkan bahwa penemuan jasad bocah tersebut awalnya dilaporkan oleh warga sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas dari Satreskrim Polres Majalengka bersama Polsek Argapura langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Mendapat laporan dari masyarakat, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan. Saat ini kami sedang mengumpulkan alat bukti, termasuk pakaian korban dan rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujar AKBP Willy usai meninjau pemeriksaan korban di Rumah Sakit Majalengka, Minggu dini hari (19/10/2025).

Pemeriksaan CCTV dan Koordinasi dengan Pihak Medis

Menurut Willy, pihaknya kini menelusuri jejak aktivitas korban sebelum ditemukan tak bernyawa. Sejumlah kamera CCTV yang terpasang di area masjid dan jalan menuju lokasi diperiksa untuk mengetahui siapa saja yang berada di sekitar tempat kejadian pada waktu tersebut.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak medis untuk melakukan visum luar dan otopsi di RSUD Majalengka. Ini penting agar penyebab kematian korban bisa diketahui dengan jelas,” kata Willy.

Dari hasil pemeriksaan awal dokter, ditemukan luka di bagian kepala korban. Namun, AKBP Willy menegaskan pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut disebabkan oleh kekerasan atau hal lain.

“Memang untuk sementara ada luka di bagian kepala, tapi kami masih menunggu hasil otopsi lengkap agar semuanya terang benderang,” tegasnya.

Proses Identifikasi dan Pemeriksaan Saksi

Jenazah MR saat ini berada di RSUD Majalengka. Sementara itu, aparat kepolisian masih memintai keterangan sejumlah saksi dan warga sekitar yang terakhir melihat korban hidup.

“Kami mohon waktu. Kami akan bekerja maksimal agar penyebab kematian anak ini bisa terungkap secepatnya,” pungkas Willy.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Berikut adalah langkah-langkah yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam kasus ini:

  • Pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi kejadian
  • Pengumpulan alat bukti seperti pakaian korban
  • Koordinasi dengan pihak medis untuk melakukan visum luar dan otopsi
  • Pemeriksaan saksi dan warga sekitar yang pernah melihat korban hidup
  • Penelusuran jejak aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan