Polisi Selidiki Situs Tempat Siswa SMAN 72 Pelajari Cara Rakit Bom di Mushala

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 22x dilihat
Polisi Selidiki Situs Tempat Siswa SMAN 72 Pelajari Cara Rakit Bom di Mushala
Polisi Selidiki Situs Tempat Siswa SMAN 72 Pelajari Cara Rakit Bom di Mushala

Penyelidikan Terkait Pembuatan Bom di SMAN 72 Jakarta

Direktorat Siber Polda Metro Jaya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap laman atau website yang diakses oleh terduga pelaku atau anak berkonflik dengan hukum (ABH) dalam upaya belajar membuat bom. Kejadian ini terkait dengan ledakan bom yang terjadi di mushala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta.

Menurut Kombes Pol Roberto GM Pasaribu, Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, saat ini seluruh media online termasuk situs yang diakses atau diikuti oleh ABH masih dalam proses pendalaman. Ia menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu, 12 November 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses pendalaman dilakukan melalui digital forensik di laboratorium. Salah satu alat yang ditemukan adalah sebuah laptop yang sempat tidak berada di tangan ABH tersebut. Laptop tersebut baru saja ditemukan oleh penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan diserahkan kepada penyidik di Direktorat Siber pada Minggu, 9 November 2025 kemarin.

Roberto mengatakan bahwa nantinya akan disampaikan informasi mengenai apa-apa saja yang pernah dipelajari, dikunjungi, atau dilakukan distribusi oleh ABH melalui perangkat digital yang ada. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Komdigi dan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital untuk melakukan pembatasan atau pemblokiran terhadap website-website tersebut.

Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa empat dari tujuh bom yang disiapkan oleh terduga pelaku atau ABH meledak di lingkungan masjid SMAN 72 Jakarta, pada Jumat, 7 November 2025. Tiga bom lainnya masih aktif dan sudah dikembalikan ke Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menjelaskan bahwa dari langkah-langkah yang dilakukan, pihaknya menemukan dua tempat kejadian perkara (TKP) peledakan. TKP pertama adalah di dalam masjid lingkungan SMAN 72 Jakarta, sementara TKP kedua terjadi di bank sampah dan Taman Baca.

Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan

Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan oleh pihak berwajib dalam penyelidikan kasus ini:

  • Pendalaman melalui digital forensik: Pihak Direktorat Siber Polda Metro Jaya melakukan analisis terhadap data digital yang ditemukan, termasuk laptop yang ditemukan setelah diperoleh dari penyidik lain.
  • Koordinasi dengan instansi terkait: Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Komdigi dan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital untuk membatasi akses terhadap situs-situs yang diduga digunakan oleh ABH.
  • Pengamatan terhadap lokasi kejadian: Dua tempat kejadian perkara (TKP) telah diidentifikasi, yaitu di dalam masjid dan di bank sampah serta Taman Baca.

Langkah-Langkah Pencegahan dan Penanganan

Selain proses penyelidikan, pihak kepolisian juga melakukan tindakan pencegahan dan penanganan darurat. Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan:

  • Pemblokiran situs web: Situs-situs yang diduga digunakan oleh ABH untuk belajar merakit bom diblokir sebagai langkah pencegahan.
  • Pengembalian bom yang aktif: Tiga bom yang masih aktif telah dikembalikan ke Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya untuk ditangani secara profesional.
  • Penyelidikan lanjutan: Tim penyidik terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui lebih lanjut tentang aktivitas ABH di dunia digital.

Dengan langkah-langkah tersebut, pihak kepolisian berharap dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan menegakkan hukum terhadap para pelaku. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan