Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Kejahatan di Gilimanuk, Diduga Hendak Kabur ke Luar Bali

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Kejahatan di Gilimanuk, Diduga Hendak Kabur ke Luar Bali
Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Kejahatan di Gilimanuk, Diduga Hendak Kabur ke Luar Bali

Penangkapan Dua Terduga Pelaku Kejahatan di Wilayah Bali

Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku tindak pidana di wilayah hukum setempat. Kasus yang ditangani melibatkan dugaan pencurian sepeda motor di Gianyar dan penusukan di Denpasar. Para terduga pelaku diduga berencana kabur dari Pulau Bali, sehingga pihak kepolisian sedang menyelesaikan prosesnya untuk diserahkan ke masing-masing polsek yang menangani kasus tersebut.

Kasus Pencurian Sepeda Motor di Gianyar

Salah satu kasus yang ditangani adalah dugaan pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Ubud, Polres Gianyar. RS dan H diamankan oleh polisi di sebuah warung bersama dengan barang bukti diduga hasil curiannya pada Sabtu 8 November 2025, sekitar pukul 10.30 Wita.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari tangan kedua terduga pelaku, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi DK 3816 FBN, beserta kunci kontak yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut. Kini, para terduga pelaku telah diserahkan ke Mapolsek Ubud untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus Penusukan di Denpasar

Sementara itu, kasus lainnya melibatkan seorang pria berinisial FJ (20) yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan atau penusukan di Pintu Keluar Bali. Peristiwa ini terjadi di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar. Pengamanan terhadap FJ dilakukan setelah adanya permintaan bantuan dari Polsek Denpasar Barat kepada Polsek Gilimanuk terkait informasi keberadaan seorang terduga pelaku yang diduga menumpang Bus Damri bernomor polisi DK 7738 JA menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung melakukan langkah cepat dengan memperketat pemeriksaan di Pos 1, Pos 2, dan Tol Gate pejalan kaki Pelabuhan Gilimanuk. Sekitar pukul 12.00 WITA, Bus Damri yang dimaksud terpantau oleh petugas saat melintas di depan Pasar Umum Gilimanuk. Polisi lantas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bus tersebut.

Akhirnya, petugas berhasil menemukan seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai dengan identitas terduga pelaku. Pria tersebut, FJ (20), alamat luar Jembrana, yang diketahui bekerja sebagai kondektur bus Damri. Dia kemudian diamankan ke Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Saat ini, kasus tersebut masih diproses sembari menunggu petugas dari Polsek Denpasar Barat datang menjemput ke Gilimanuk untuk proses hukum lebih lanjut.

Peran dan Tanggung Jawab Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, mengungkapkan bahwa pengamanan ini dilakukan sesuai hasil koordinasi antar Polsek Ubud dan Polsek Denbar dengan pihaknya. "Astungkara bisa diamankan dan tinggal menunggu penyerahan ke masing-masing Polsek untuk proses hukum lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dia menegaskan bahwa setiap informasi yang diterima akan langsung ditindaklanjuti secara profesional agar tercipta kondisi yang aman dan kondusif. Seperti misalnya terkait informasi keberadaan terduga pelaku yang ditangani oleh Polsek Denpasar Barat.

Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung melakukan pemeriksaan di beberapa titik pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk dan berhasil menemukan dua orang yang dicurigai sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan.

"Tentunya pengawasan di wilayah Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu utama keluar-masuk Pulau Bali agar tetap aman, tertib, dan bebas dari tindak kriminalitas," tandasnya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan