Polisi Tangkap Pembunuh Anak di Toilet Masjid Majalengka, Ini Awal Kejadian

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 20x dilihat
Polisi Tangkap Pembunuh Anak di Toilet Masjid Majalengka, Ini Awal Kejadian
Polisi Tangkap Pembunuh Anak di Toilet Masjid Majalengka, Ini Awal Kejadian

Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak di Toilet Mushola At-Taubah

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah segera bertindak cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan seorang anak laki-laki yang terjadi di toilet Mushola At-Taubah, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Saat ini, pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Terduga pelaku berhasil ditangkap kurang dari dua hari setelah kejadian. Penangkapan dilakukan oleh tim Resmob Polres Majalengka yang dipimpin langsung oleh Kanit Resmob, Ipda Hendra Susilo, S.H., bersama jajaran pada Minggu (20/10/2025). Tindakan cepat ini menunjukkan komitmen polisi dalam menangani kasus kriminal dengan profesionalisme tinggi.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui pada Sabtu (18/10/2025) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, ketika Polsek Argapura menerima laporan dari warga terkait penemuan sesosok anak di dalam toilet Mushola At-Taubah. Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan segera berangkat ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan area.

Tim gabungan yang terdiri dari Kapolsek Argapura, Kasat Reskrim Polres Majalengka, KBO Sat Reskrim, KBO Sat Intelkam, Kanit Reskrim dan Intelkam Polsek Argapura, Kanit IV Sat Intelkam, serta Tim Inafis dan Siaga Reskrim Polres Majalengka langsung menuju lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap TKP dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Pakihudin, sekitar pukul 16.15 WIB dirinya datang ke Mushola At-Taubah untuk melaksanakan salat Ashar. Saat hendak mengambil air wudu, ia berpapasan dengan saksi lain, Onah, yang sedang mencuci tangan. Ketika masuk ke toilet, Pakihudin menemukan sesosok tubuh anak dalam posisi telungkup di dalam bak mandi dengan tangan menjulur keluar.

Panik melihat kondisi tersebut, ia segera memberi tahu warga sekitar, termasuk Jojo, Iin Rohani, dan Sadeli. Namun karena takut, para saksi tidak berani mengangkat korban. Tak lama kemudian, paman korban, Uri, datang ke lokasi dan bersama warga membawa korban ke depan rumahnya sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Maja.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Majalengka untuk dilakukan proses visum et repertum dan autopsi guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan awal, tim Satreskrim Polres Majalengka berhasil mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat. Penangkapan dilakukan langsung oleh Kanit Resmob Ipda Hendra Susilo bersama tim di wilayah Maja, Majalengka.

Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan di Polres Majalengka dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami motif pembunuhan serta memeriksa sejumlah saksi tambahan guna melengkapi proses hukum.

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasubsi PIDM Humas, Ipda Dony Arivanto menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Kami pastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan. Terduga pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar Dony.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan