Polisi Tangkap Pencuri Sekolah Garut Setelah Buron Sebulan

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 24x dilihat
Polisi Tangkap Pencuri Sekolah Garut Setelah Buron Sebulan
Polisi Tangkap Pencuri Sekolah Garut Setelah Buron Sebulan

Penangkapan Pelaku Spesialis Pembobolan Sekolah di Garut

Setelah bersembunyi selama lebih dari sebulan, akhirnya polisi berhasil menangkap Dadi Hamdani (40), pelaku spesialis pembobolan sekolah di wilayah Kabupaten Garut. Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Sancang dan Unit Reskrim Polsek Cibatu pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, di kawasan Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kapolsek Cibatu, Iptu Amirudin Latif, menjelaskan bahwa Dadi adalah buronan kasus pencurian yang terjadi di sebuah sekolah di wilayah Cibatu pada pertengahan September lalu. Dalam aksinya, pelaku mengambil satu unit laptop dan tiga unit telepon genggam, dengan total kerugian mencapai Rp16 juta.

"Tersangka kami amankan di wilayah Panawuan, Tarogong Kidul," ujar Amir saat dikonfirmasi, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Amir, setelah menerima laporan pencurian, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Namun, Dadi sempat menghilang tanpa jejak hingga akhirnya keberadaannya terdeteksi di rumah kontrakannya. Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian Dadi.

Namun, saat hendak digerebek, pelaku tiba-tiba menghilang dari dalam rumah, sehingga polisi sempat kesulitan karena tidak menemukan pelaku di lokasi. "Kami yakin dia ada di dalam, akhirnya kami beri peringatan tegas, dan mengancam akan menembak jika melarikan diri," ujar Amir.

Peringatan tersebut membuat nyali Dadi ciut. Ia akhirnya keluar dari persembunyian di atap rumah tetangga dengan melambaikan tangan, tanda menyerah. Polisi langsung membekuknya tanpa perlawanan.

Dari pengakuannya saat diinterogasi, ungkap Amir, Dadi ternyata bukan pelaku baru. Ia telah empat kali melakukan aksi serupa, dengan menyasar bangunan sekolah sebagai target utama pencurian.

Tindakan Hukum yang Akan Dijalani

Saat ini, Dadi diamankan di Mapolsek Cibatu untuk proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Berikut beberapa informasi penting terkait kasus ini:

  • Latar Belakang Kasus: Pelaku dikenal sebagai spesialis pencurian di sekolah-sekolah, dengan modus yang sama setiap kali melakukan aksi.
  • Modus Operasi: Dadi biasanya memasuki sekolah saat jam istirahat atau malam hari, lalu mengambil barang elektronik seperti laptop dan ponsel.
  • Tindakan Polisi: Setelah mengetahui keberadaan pelaku, polisi melakukan penyelidikan intensif dan akhirnya berhasil menangkapnya setelah melewati beberapa tahap penyergapan.

Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Kejahatan

Selain upaya yang dilakukan oleh aparat kepolisian, peran masyarakat juga sangat penting dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan. Dengan adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan, dapat membantu mempercepat proses penangkapan pelaku kejahatan.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat antara lain:

  • Meningkatkan kewaspadaan: Terutama di area sekolah dan lingkungan sekitar, dengan memastikan keamanan gedung dan peralatan yang tersimpan.
  • Melaporkan kecurigaan: Jika menemukan tanda-tanda kejahatan atau orang mencurigakan, segera melaporkan kepada pihak berwajib.
  • Mengikuti program keamanan: Ikut serta dalam program keamanan lingkungan yang diselenggarakan oleh pihak kepolisian atau komunitas setempat.

Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan mengurangi risiko kejahatan di wilayah Garut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan