Polisi Temukan Dua Kerangka di Kwitang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Polisi Temukan Dua Kerangka di Kwitang


\naiotrade, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengungkap dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat. Kedua jenazah tersebut telah menjalani autopsi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

\n

Kerangka yang ditemukan ini sebelumnya dilaporkan hilang dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025. Identifikasi awal menunjukkan bahwa kedua jenazah tersebut adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
\n

Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, menyampaikan bahwa kerangka tersebut diterima dalam dua kantong jenazah, yaitu nomor 0080 dan 0081. Ia menjelaskan bahwa nomor posmortem 0080 cocok dengan antemortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo, anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin.

\n

Sementara itu, nomor posmortem 0081 sesuai dengan antemortem 001, sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid, anak biologis dari Bapak Hamidi.

\n

Sumy menambahkan bahwa hasil pemeriksaan sekunder melalui analisis tulang tengkorak dan panggul menunjukkan bahwa kedua kerangka tersebut berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, identifikasi juga dilakukan menggunakan data sekunder seperti perhiasan kalung dan kepala ikat pinggang, serta pemeriksaan primer DNA dari tulang.

\n

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengambil alih penanganan kasus penemuan dua kerangka manusia yang dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat dikenali di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).

\n

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Namun, ia belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan DNA terhadap dua kerangka tersebut.

\n

"Untuk hasil belum keluar kemungkinan besok paling cepat keluar dan nanti akan kami sampaikan setelah hasilnya keluar," ujarnya.

\n

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat dikenali di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC Kwitang, Senen. Proses identifikasi dan penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan kebenaran identitas korban serta latar belakang kejadian yang menyebabkan mereka hilang.

\n

Proses Identifikasi dan Penyelidikan

\n

Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan oleh pihak berwenang dalam proses identifikasi dan penyelidikan:

\n
    \n
  • \n

    Pemeriksaan Sekunder:
    \n Analisis tulang tengkorak dan panggul digunakan untuk menentukan jenis kelamin korban. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua kerangka tersebut adalah laki-laki.

    \n
  • \n
  • \n

    Data Sekunder:
    \n Penggunaan data tambahan seperti perhiasan kalung dan kepala ikat pinggang membantu dalam proses identifikasi. Data ini menjadi bukti tambahan untuk memperkuat identitas korban.

    \n
  • \n
  • \n

    Pemeriksaan Primer DNA:
    \n Pemeriksaan DNA dari tulang dilakukan untuk memastikan keakuratan identifikasi. Proses ini sangat penting dalam menegakkan kebenaran dan memberikan kepastian hukum.

    \n
  • \n
  • \n

    Penyelidikan Lanjutan:
    \n Polres Metro Jakarta Pusat terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang kehilangan korban dan kejadian yang menyebabkan mereka hilang.

    \n
  • \n
\n

Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak Berwenang

\n

Pihak berwenang telah mengambil beberapa tindakan untuk memastikan proses identifikasi dan penyelidikan berjalan dengan baik:

\n
    \n
  • \n

    Pengambilalihan Kasus:
    \n Polda Metro Jaya mengambil alih penanganan kasus penemuan dua kerangka manusia. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses pengungkapan kebenaran berjalan secara profesional dan transparan.

    \n
  • \n
  • \n

    Konferensi Pers:
    \n Kepala Laboratorium Kesehatan Forensik (Labdokkes) Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, menyampaikan hasil pemeriksaan melalui konferensi pers di RS Polri Kramat Jati. Informasi ini diberikan untuk memastikan kejelasan dan transparansi kepada publik.

    \n
  • \n
  • \n

    Komunikasi dengan Masyarakat:
    \n Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, memberikan informasi terkini mengenai perkembangan kasus. Meskipun hasil pemeriksaan DNA belum keluar, komunikasi tetap dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan informasi yang akurat.

    \n
  • \n
\n

Proses identifikasi dan penyelidikan terhadap dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang terus berlangsung. Diharapkan hasil yang diperoleh dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat luas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan