Polisi Tertibkan Cafe Gelap, 20 Wanita dan 3 Pria Ditangkap

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Polisi Tertibkan Cafe Gelap, 20 Wanita dan 3 Pria Ditangkap

Operasi Penertiban Tempat Hiburan Malam di Tanah Karo

Polres Tanah Karo melakukan operasi penertiban terhadap sejumlah tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung. Operasi ini dilakukan pada Selasa (21/10) malam lalu, dengan fokus pada dua titik utama, yaitu Cafe Dedek di Desa Sarinembah, Kecamatan Munthe, dan Cafe Sitepu Lau Lisang di Desa Kuta Bangun, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Operasi berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Tanah Karo AKP Eriks Raydikson Nainggolan, bersama personel gabungan dari Satreskrim, Satnarkoba, dan Satsamapta. Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan 20 perempuan dan tiga laki-laki yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi dan aktivitas yang meresahkan masyarakat.

“Di lokasi Cafe Dedek, kami mengamankan 14 perempuan dan dua laki-laki. Sementara di Cafe Sitepu terdapat enam perempuan dan seorang laki-laki,” ujar Eriks.

Selain itu, petugas juga menyita 46 botol minuman keras dari lokasi tersebut sebagai barang bukti. Seluruh orang yang diamankan kemudian dibawa ke Mako Polres Tanah Karo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Para pelaku yang diamankan menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolres Tanah Karo, untuk mengecek kemungkinan adanya dugaan tindak pidana dalam kegiatan yang dilakukan para pelaku.

Upaya Menjaga Ketertiban Umum

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihaknya menjaga ketertiban umum dan meminimalisir tindak kejahatan yang berawal dari penyakit masyarakat.

“Praktik prostitusi ini sangat meresahkan warga dan rawan menimbulkan tindak pidana lain. Kami terus berupaya melakukan langkah persuasif, sekaligus tegas dalam menindak kegiatan serupa di wilayah hukum Polres Tanah Karo,” tegas Eko.

Koordinasi dengan Dinas Parawisata

Lebih lanjut, Polres Tanah Karo akan melakukan koordinasi dengan dinas parawisata, guna pembinaan dan sosialisasi agar semua pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengunjung tempat hiburan.

Tindakan yang Dilakukan

Operasi ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menangani isu penyakit masyarakat yang semakin marak. Selain mengamankan pelaku, petugas juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada mereka agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas ilegal.

Dengan langkah-langkah yang dilakukan, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Pihak kepolisian juga berharap dukungan dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kesimpulan

Operasi yang dilakukan oleh Polres Tanah Karo menunjukkan upaya nyata dalam mengatasi masalah prostitusi terselubung yang selama ini menjadi permasalahan serius di wilayah tersebut. Dengan kerja sama antara aparat kepolisian dan instansi terkait, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan aman bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan