Polisi Ungkap Identitas Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Diduga Akibat Bullying

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 21x dilihat
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Diduga Akibat Bullying
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Diduga Akibat Bullying

Identitas Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta Sudah Diketahui

Polri bersama Polda Metro Jaya telah mengungkap bahwa pihak berwenang kini memiliki identitas pelaku yang diduga menjadi penyebab ledakan di Masjid SMAN 72, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang. Meski identitas pelaku sudah diketahui, penyidik masih terus mendalami motif di balik peristiwa tersebut, termasuk dugaan bahwa pelaku merupakan korban perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penyelidikan saat ini difokuskan pada latar belakang dan lingkungan pelaku. “Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, kemudian lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami,” ujar Kapolri di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat malam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dugaan Adanya Unsur Perundungan

Sejalan dengan pernyataan Kapolri, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan motif pasti, namun dugaan pelaku menjadi korban bullying tengah diselidiki. “Kami malam ini sengaja meluruskan informasi agar tidak simpang siur. Ini masih dilakukan pendalaman terhadap motif, apakah yang bersangkutan korban bullying, itu juga sedang kami dalami,” kata Budi di Jakarta.

Ia menegaskan, proses pemeriksaan masih terbatas karena sebagian saksi mengalami luka-luka dan trauma akibat ledakan. “Saksi-saksi yang ada juga merupakan korban dan membutuhkan pemulihan medis. Jadi kemungkinan besok Bapak Kapolda Metro Jaya yang akan memberikan keterangan resmi,” ujarnya.

Budi menambahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi setelah hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan analisis forensik rampung.

Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Hingga Jumat malam, jumlah korban akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta tercatat sebanyak 54 orang. Rinciannya, 27 orang dirawat di RS Islam Jakarta, enam di RS Yarsi, dan 21 lainnya sudah diperbolehkan pulang. “Sebagian besar mengalami luka lecet dan gangguan pendengaran akibat efek ledakan,” terang Budi.

Tim gabungan dari Forensik Mabes Polri, Densus 88 Antiteror, dan Jibom Gegana Brimob terus melakukan olah TKP hingga malam hari untuk memastikan jenis bahan peledak, cara perakitan, serta motif pelaku. “Rencana besok setelah olah TKP selesai, akan disampaikan hasil lengkapnya, termasuk kondisi para korban dan temuan di lapangan,” jelas Budi.

Imbauan Kepada Masyarakat

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi spekulatif yang dapat memicu kepanikan publik. Untuk mendukung pemulihan pasca-insiden, Posko Pelayanan Korban dan Layanan Trauma Healing telah dibuka di kawasan Kelapa Gading. Posko ini menyediakan pendataan korban, dukungan medis, serta konseling psikologis bagi siswa, guru, dan keluarga terdampak.

“Kapolda Metro Jaya juga telah menyiapkan Posko Pelayanan untuk mendata kondisi korban, memberikan dukungan medis, serta menyiapkan layanan pemulihan trauma bagi siswa dan keluarga,” tutup Budi.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan