Polisi Ungkap Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Terkait Perundungan

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Polisi Ungkap Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Terkait Perundungan
Polisi Ungkap Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Terkait Perundungan

Identifikasi Pelaku Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi sosok yang diduga menjadi pelaku dalam insiden ledakan di Masjid SMAN 72, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang. Saat ini, penyidik tengah menelusuri kemungkinan adanya latar belakang perundungan (bullying) yang mendorong pelaku melakukan aksi tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa proses penyelidikan difokuskan pada pengumpulan informasi mendalam mengenai identitas serta kondisi sosial pelaku. “Tim sedang menelusuri data diri, lingkungan sekitar, hingga situasi keluarga pelaku. Semua aspek sedang kami dalami secara menyeluruh,” ujar Kapolri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat malam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihaknya berhati-hati dalam menyampaikan informasi agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat. Menurutnya, dugaan bahwa pelaku merupakan korban perundungan menjadi salah satu fokus utama penyelidikan. “Kami ingin memastikan kebenaran informasi ini. Dugaan bahwa pelaku pernah mengalami bullying sedang kami telusuri secara intensif,” jelas Budi.

Budi menambahkan bahwa sebagian besar saksi belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di rumah sakit akibat luka-luka yang dialami saat kejadian. “Hampir semua saksi merupakan korban yang kini masih menjalani perawatan medis. Rencananya, Kapolda Metro Jaya akan memberikan penjelasan resmi setelah kondisi mereka membaik,” ujarnya.

Hingga Jumat malam, jumlah korban akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta tercatat mencapai 54 orang. Dari total tersebut, 27 orang masih dirawat di RS Islam Jakarta, 6 orang di RS Yarsi, sedangkan 21 orang lainnya telah dipulangkan. “Sebagian besar korban mengalami luka ringan, lecet, serta gangguan pendengaran akibat efek ledakan,” tambah Budi.

Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung hingga malam hari. Penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Forensik Mabes Polri, Densus 88 Antiteror, dan Tim Jibom Gegana Brimob. “Hasil lengkap dari olah TKP, termasuk temuan di lapangan dan kondisi korban, akan disampaikan setelah pemeriksaan selesai,” ujarnya.

Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap tenang menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian. Ia memastikan bahwa situasi di sekitar sekolah telah terkendali sepenuhnya. “Kami telah menyiapkan Posko Pelayanan untuk mendata korban, memberikan bantuan medis, dan menyediakan pendampingan trauma bagi siswa serta keluarga,” tutupnya.

Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan

Berikut adalah beberapa langkah yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam menangani kasus ledakan di SMAN 72:

  • Penyelidikan terhadap pelaku
    Tim penyidik sedang memperdalam data diri, lingkungan sekitar, dan situasi keluarga pelaku. Tujuannya adalah untuk memahami latar belakang dan motivasi pelaku.

  • Pemeriksaan saksi
    Sebagian besar saksi masih dalam kondisi yang membutuhkan perawatan medis. Oleh karena itu, pemeriksaan terhadap saksi belum dapat dilakukan secara penuh.

  • Olah TKP
    Tim gabungan seperti Forensik Mabes Polri, Densus 88 Antiteror, dan Tim Jibom Gegana Brimob terlibat dalam proses olah TKP. Hasilnya akan diumumkan setelah pemeriksaan selesai.

  • Bantuan medis dan psikologis
    Posko Pelayanan telah dibuka untuk membantu korban dan keluarga mereka. Bantuan medis serta pendampingan trauma disediakan sebagai bagian dari upaya pemulihan.

Situasi Korban dan Rumah Sakit

Berikut adalah rincian jumlah korban dan lokasi perawatan:

  • RS Islam Jakarta: 27 orang
  • RS Yarsi: 6 orang
  • Pulang: 21 orang

Mayoritas korban mengalami luka ringan, seperti lecet dan gangguan pendengaran. Para korban yang masih dirawat di rumah sakit akan menjadi fokus utama dalam penyelidikan selanjutnya.

Imbauan dari Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mereka memastikan bahwa situasi di sekitar sekolah telah terkendali sepenuhnya. Selain itu, para korban dan keluarga akan terus diberikan dukungan baik secara medis maupun psikologis.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan