
aiotrade, JAKARTA – Perusahaan properti PT Pollux Hotels Group Tbk. (POLI) mengumumkan penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar. Dana yang diperoleh dari penerbitan surat utang ini akan digunakan terutama untuk refinancing utang perusahaan.
Direktur Utama Pollux Hotels, Handoyo Setyadi, menjelaskan bahwa sekitar 90% dari total dana yang dihimpun akan dialokasikan sebagai pembayaran utang kepada anak usaha perseroan. Dalam prospektus yang dirilis, sebesar Rp434,20 miliar akan digunakan untuk membayar utang ke PT Cakrawala Sakti Kencana (CSK), sementara sisanya sebesar Rp65,80 miliar akan digunakan sebagai penyertaan modal kerja untuk CSK.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari catatan Bursa, CSK merupakan anak usaha POLI yang sepenuhnya dimiliki oleh perseroan. Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan CSK untuk membayar pokok utang kepada Bank Mandiri.
“Refinancing ini akan memperkuat posisi keuangan dan operasional kami serta bisa menekan biaya,” ujar Handoyo saat berada di Bursa, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, sekitar 10% dari dana obligasi akan digunakan untuk mendukung rencana penggunaan tenaga surya dalam operasional bisnis POLI. Handoyo memprediksi bahwa penggunaan panel surya dapat mengurangi beban operasional hingga 20–40%.
Melalui inisiatif ini, Handoyo berharap proses efisiensi dapat benar-benar dilaksanakan pada tahun mendatang. Selama periode 2025–2029, POLI berencana memasang solar cell dengan kapasitas total 40 kWp. Proyeksi yang disampaikan menyebutkan bahwa penggunaan energi surya ini dapat mengurangi emisi karbon hingga 184.320 kilogram CO2e.
“Kami berharap nantinya mendapatkan dukungan dari perusahaan lain agar inisiatif ini bisa menjadi contoh ikon yang kami pelopori, sehingga seluruh perusahaan, khususnya di sektor properti, juga ikut mendukung,” tambahnya.
Obligasi yang diterbitkan terdiri dari dua seri. Seri A menawarkan bunga tetap sebesar 5,855% dengan tenor tiga tahun, sedangkan Seri B menawarkan bunga tetap sebesar 6,25% dengan tenor lima tahun. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan.
PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) bertindak sebagai penjamin pelaksana dan penjamin emisi obligasi ini. Selain itu, obligasi ini telah mendapatkan peringkat idAAA dari Pefindo.