Polres dan BPBD Kota Tegal Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana Banjir

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Polres dan BPBD Kota Tegal Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana Banjir
Polres dan BPBD Kota Tegal Gelar Rapat Tanggap Darurat Bencana Banjir

Persiapan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Tegal

Menjelang musim penghujan, Polres Tegal Kota bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana di Kantor BPBD Kota Tegal. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (6 November 2025), sebagai langkah awal untuk memantapkan persiapan apel tanggap darurat bencana yang akan digelar awal Desember mendatang.

Kabagops Polres Tegal Kota Kompol Nur Cholis menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana, terutama banjir. Evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan beberapa wilayah rawan banjir perlu diwaspadai. Pihaknya fokus memastikan kesiapan alat dan personel untuk meminimalkan dampak bagi masyarakat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal Moch. Mabbrur mengungkapkan bahwa Indeks Ketangguhan Bencana Kota Tegal meningkat dari 0,62 menjadi 0,68, sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah memperkuat sistem tanggap darurat. Apel kesiapsiagaan tingkat kota akan digelar di Pantai Alam Indah (PAI) pada awal Desember, dilanjutkan simulasi pertolongan pertama di laut.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyiapkan Posko Induk di Stadion Yos Sudarso, serta dua pos pendukung di Gedung Instalasi Uji Tangki Ukur Martoloyo dan Puskesmas Pembantu Margadana. Sebanyak sembilan personel P3K juga disiagakan, terutama menghadapi masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Mabbrur menambahkan bahwa banjir masih menjadi ancaman utama di Kecamatan Margadana, khususnya di Kelurahan Sumurpanggang dan Krandon. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah polder di Kaligangsa, Tegalsari, dan Mintaragen lengkap dengan pompa air serta lima unit senso yang siap digunakan kapan pun.

Senada dengan hal tersebut, Kasat Samapta Polres Tegal Kota AKP Bambang Sri Diarto menambahkan pihaknya juga memastikan kesiapan personel dan peralatan tanggap darurat. Polres Tegal Kota siap menurunkan personel Satsamapta dan Satpolairud untuk mendukung apel kesiapsiagaan di PAI. Ke depan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan BPBD dalam pelatihan dan penanganan bencana.

Melalui koordinasi ini, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta meminimalkan risiko yang ditimbulkan.

Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Bencana

  • Rapat Koordinasi
    Polres Tegal Kota bersama BPBD dan instansi terkait menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan semua pihak dalam menghadapi potensi bencana, terutama banjir.

  • Peningkatan Indeks Ketangguhan Bencana
    Indeks Ketangguhan Bencana Kota Tegal meningkat dari 0,62 menjadi 0,68, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem tanggap darurat.

  • Posko dan Personel Siaga
    BPBD telah menyiapkan Posko Induk di Stadion Yos Sudarso, serta dua pos pendukung di Gedung Instalasi Uji Tangki Ukur Martoloyo dan Puskesmas Pembantu Margadana. Sembilan personel P3K disiagakan, terutama menghadapi Nataru.

  • Penyediaan Alat dan Fasilitas
    Pihak BPBD menyediakan polder di Kaligangsa, Tegalsari, dan Mintaragen lengkap dengan pompa air serta lima unit senso yang siap digunakan kapan pun.

  • Kolaborasi dengan Aparat Keamanan
    Polres Tegal Kota siap menurunkan personel Satsamapta dan Satpolairud untuk mendukung apel kesiapsiagaan di PAI. Kolaborasi dengan BPBD akan terus dilakukan dalam pelatihan dan penanganan bencana.

Wilayah Rawan Banjir

  • Kecamatan Margadana
    Wilayah ini menjadi fokus utama karena rentan terkena banjir. Dua kelurahan, yaitu Sumurpanggang dan Krandon, menjadi lokasi yang paling rawan.

  • Penanganan Secara Spesifik
    BPBD telah menyiapkan infrastruktur seperti polder dan pompa air untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Tujuan Utama Kesiapsiagaan

  • Meningkatkan Kesiapan
    Melalui koordinasi yang baik, semua pihak diharapkan lebih siap dalam menghadapi bencana.

  • Meminimalkan Risiko
    Upaya kesiapsiagaan bertujuan untuk mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan