Polres Sukabumi Kota Tangkap Pengedar Sabu 10,42 Gram yang Disamarkan

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 13x dilihat
Polres Sukabumi Kota Tangkap Pengedar Sabu 10,42 Gram yang Disamarkan
Polres Sukabumi Kota Tangkap Pengedar Sabu 10,42 Gram yang Disamarkan

Penangkapan Pengedar Sabu di Sukabumi Kota

Seorang pria berinisial AA alias U (29) ditangkap oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota pada hari Kamis, 6 November 2025 dini hari. AA ditangkap di sebuah rumah yang terletak di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Penangkapan ini dilakukan dalam rangka penggerebekan target Operasi Antik Lodaya 2025.

Kepala Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Tenda Sukendar, menjelaskan bahwa pelaku adalah warga Desa Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bruto sebesar 10,42 gram.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Barang haram tersebut ditemukan dalam berbagai kemasan, mulai dari plastik klip bening, potongan sedotan hitam, hingga bungkus bekas sampo dan pewangi pakaian. Selain itu, satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi juga turut disita,” ujar Tenda, Minggu 9 November 2025.

Penangkapan ini berawal dari hasil pemantauan dan penyelidikan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota, di mana AA telah lama dicurigai sebagai pengedar sabu. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan paket-paket sabu siap edar, bahkan sebagian di antaranya telah ditempelkan di lokasi tertentu sesuai instruksi pemasok.

“Kepada penyidik, AA mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial A, yang saat ini ditetapkan sebagai DPO. Sabu itu rencananya akan diedarkan di wilayah Sukabumi,” ujar dia.

Tenda menambahkan, dalam penggrebekan ini terungkap modus baru peredaran narkoba agar bisa mengelabui petugas, yakni dengan menggunakan bungkus sampo, pewangi pakaian, hingga potongan sedotan.

Dia menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba, terutama selama pelaksanaan Operasi Antik Lodaya 2025.

“Tersangka ini merupakan salah satu target operasi kami. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan sabu yang sudah dipaketkan dan siap edar. Saat ini kami juga masih melakukan pencarian terhadap pemasok utamanya berinisial A yang statusnya DPO,” ujar Tenda.

Saat ini, AA beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Sukabumi Kota. Dia dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Modus Baru Peredaran Narkoba

Beberapa modus yang digunakan oleh para pengedar narkoba dalam kasus ini mencerminkan upaya mereka untuk menghindari kecurigaan petugas. Berikut beberapa contoh modus yang ditemukan:

  • Bungkus sampo yang digunakan sebagai wadah untuk menyimpan sabu.
  • Pewangi pakaian yang dimodifikasi menjadi tempat penyimpanan narkotika.
  • Potongan sedotan yang digunakan sebagai alat pembungkus atau penghubung transaksi.

Modus ini menunjukkan bahwa para pengedar semakin kreatif dalam mengelabui petugas. Namun, aparat kepolisian tetap waspada dan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan narkoba.

Upaya Pemberantasan Narkoba

Operasi Antik Lodaya 2025 menjadi salah satu fokus utama dalam pemberantasan narkoba di wilayah Sukabumi. Selain penangkapan terhadap AA, pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku lainnya, termasuk pemasok utama yang masih dalam daftar pencarian.

Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan melaporkan kecurigaan terhadap aktivitas ilegal yang berkaitan dengan narkoba. Dengan kolaborasi antara aparat dan masyarakat, diharapkan dapat menekan penyebaran narkoba di wilayah tersebut.

Dampak Penangkapan

Penangkapan AA ini menjadi langkah penting dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Sukabumi. Selain mengamankan barang bukti, penangkapan ini juga memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkoba.

Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan mendorong partisipasi aktif dalam pencegahan serta pemberantasan narkoba.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan