
Aksi Konvoi Ugal-Ugalan Remaja Pesilat di Tuban
Pada malam hari Kamis (23/10/2025), sejumlah remaja anggota perguruan silat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diamankan oleh petugas gabungan Polres Tuban. Mereka melakukan konvoi ugal-ugalan yang menimbulkan kegaduhan dan mengganggu lalu lintas serta meresahkan warga setempat.
Aksi tersebut terjadi ketika puluhan remaja pesilat dari Kecamatan Soko, Rengel, dan Plumpang berangkat menuju wilayah Tuban Kota untuk menghadiri sebuah acara. Namun, di tengah perjalanan, mereka justru memilih melakukan konvoi yang tidak sesuai dengan aturan lalu lintas. Hal ini menyebabkan keramaian dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Petugas Berupaya Menghentikan Aksi Konvoi
Petugas Satlantas Polres Tuban yang berjaga di Pos Manunggal sempat mencoba mencegah rombongan pesilat masuk ke kota. Sebagian dari mereka memilih untuk memutar balik, tetapi sebagian lainnya nekat menerobos hingga akhirnya dihadang di Jalan Diponegoro.
Menurut Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, aksi konvoi tersebut dinilai berpotensi membahayakan warga dan memicu keributan. Oleh karena itu, pihak kepolisian melakukan penyekatan.
Puluhan remaja pesilat berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan. Sebagai bentuk pembinaan dan efek jera, mereka diberikan hukuman untuk mendorong motor sejauh 1,2 kilometer menuju Mapolres Tuban.
Pembinaan dan Pemeriksaan Kendaraan
Setelah tiba di Mapolres Tuban, para remaja pesilat dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan. Mereka juga diminta untuk hadir kembali bersama orang tua untuk pengarahan lanjutan.
Kendaraan mereka juga disita sementara. Para remaja wajib datang kembali besok bersama orang tua untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan 18 unit sepeda motor untuk diperiksa kelengkapan surat dan kesesuaian standar pabrikan. Jika kendaraan tidak memenuhi syarat, maka akan dikenakan tilang.
Langkah Preventif untuk Menjaga Keamanan Jalan
Langkah-langkah yang diambil oleh pihak kepolisian diharapkan dapat menjadi efek jera bagi para remaja pesilat yang sering kali melakukan aksi konvoi ugal-ugalan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.
Dengan adanya pembinaan dan pemeriksaan kendaraan, diharapkan para remaja pesilat dapat lebih sadar akan tanggung jawabnya sebagai pengguna jalan. Selain itu, hal ini juga menjadi ajang edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Kesimpulan
Peristiwa konvoi ugal-ugalan yang dilakukan oleh remaja pesilat di Tuban menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada dalam berlalu lintas. Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.