
Penangkapan 147 Tersangka dalam 15 Hari di Kota Medan
Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara, berhasil mengungkap sebanyak 103 kasus tindak kejahatan dengan menangkap 147 tersangka hanya dalam waktu 15 hari. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Medan.
Empat jenis kejahatan yang berhasil diungkap meliputi pencurian dengan kekerasan (begal), pencurian material, narkoba, serta tawuran geng motor. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim kepolisian dalam menjaga kondisi kamtibmas di kota tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Empat tindakan kejahatan yang kami ungkap adalah pencurian dengan kekerasan (begal), pencurian material, kejahatan narkoba, dan tawuran yang melibatkan geng motor,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn dalam konferensi pers di Medan, Sabtu (25/10/2025).
Dari total kasus tersebut, kejahatan narkoba menjadi yang paling banyak diungkap, dengan 48 kasus dan 60 tersangka. Disusul oleh kasus pencurian material sebanyak 45 kasus dengan 70 tersangka, kemudian pencurian dengan kekerasan sebanyak 9 kasus dengan 14 tersangka, dan tawuran geng motor sebanyak 1 kasus dengan 3 tersangka.
“Kasus tawuran geng motor menjadi salah satu atensi utama kami karena mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Kami sudah menangkap tiga pelaku dan masih memburu lainnya,” tambah Jean.
Sebelumnya, Polrestabes Medan juga telah mengumumkan hasil pengungkapan 61 kasus dengan 87 tersangka selama delapan hari, terhitung sejak 9 hingga 17 Oktober 2025. Dengan tambahan pengungkapan terbaru, jumlah total kasus yang berhasil diungkap mencapai lebih dari seratus.
Barang Bukti yang Disita
Dalam operasi tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa potongan besi dan tiang, becak barang, senjata tajam, serta sejumlah sepeda motor. Barang-barang tersebut diduga kuat digunakan dalam aksi kejahatan.
Kapolrestabes menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan represif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Medan.
“Kami akan terus melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindak tegas para pelaku kejahatan,” tegas Jean.
Lokasi Rawan Kejahatan
Polrestabes Medan juga telah memetakan sejumlah lokasi rawan kejahatan yang menjadi prioritas pengawasan, termasuk kawasan permukiman padat penduduk dan wilayah dengan aktivitas malam hari yang tinggi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan dan penanganan kejahatan yang lebih efektif.
Langkah-Langkah Peningkatan Keamanan
Selain itu, pihak kepolisian juga aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran diri dalam menjaga lingkungan sekitar. Dengan adanya partisipasi masyarakat, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di kota ini.
Beberapa program seperti patroli rutin, penggunaan teknologi pengawasan, serta kolaborasi dengan instansi terkait juga menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga keamanan kota.