
Pendirian Posko Bantuan Korban Bencana di Kampung Gemasih
Seorang pendakwah kondang asal Gayo, Tgk Irwansyah atau yang akrab disapa Tgk TIR, telah mendirikan posko bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di Kampung Gemasih, Simpang Nenas, Kabupaten Bener Meriah. Posko ini berada di jalur strategis Bireuen–Takengon, yang merupakan urat nadi transportasi utama lintas tengah Aceh.
Posko tersebut diberi nama “Posko Musafir Daerah Tenge Besi Masjid Simpang Nenas – Tim TIR”, dengan sejumlah program kemanusiaan dan keagamaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
- Shalat berjamaah
- Makan siang gratis
- Healing School (pemulihan trauma anak)
- TPA–TPQ
- Pembagian paket sembako
- Layanan stunting gratis
- Pasar rakyat
Untuk mendukung operasional posko, Tgk Iskandar Al-Hafidz ditunjuk sebagai Bendahara Umum, sementara Koordinator Dapur Umum dipercayakan kepada Tgk Ivan T. Selain melayani warga terdampak bencana, posko ini juga dibuka bagi para musafir yang melintasi jalur tersebut.
Setiap hari, dapur umum menyiapkan 500 paket makan siang gratis bagi pengguna jalan yang melintas di Simpang Nenas. Hal ini menjadi bentuk dukungan nyata dari Tgk TIR dan timnya dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
Kampung Gemasih sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak langsung banjir dan tanah longsor. Wilayah ini berbatasan dengan Tenge Besi, di mana jembatan penghubung rusak parah dan badan jalan mengalami longsoran. Pemulihan infrastruktur dan pelayanan sosial menjadi prioritas utama bagi masyarakat setempat.
Pendirian posko ini dilakukan setelah Tgk TIR berkoordinasi dengan Reje Kampung dan masyarakat setempat. Bersama timnya, Tgk TIR juga menyalurkan bantuan langsung ke rumah-rumah warga terdampak berupa beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak. Sekitar 250 siswa sekolah dasar mendapatkan pendampingan belajar dan pembinaan mental, terutama untuk menghadapi ujian sekolah. Tgk TIR menyampaikan bahwa banyak anak-anak yang terlantar dan menderita akibat musibah ini, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.
“Bayangkan berapa banyak lagi anak-anak yang terlantar dan menderita akibat musibah ini. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Tgk TIR.
Kehadiran Posko Musafir ini diharapkan dapat menjadi ruang pemulihan sosial, spiritual, dan kemanusiaan, baik bagi korban bencana maupun masyarakat yang melintas di jalur rawan tersebut. Dengan adanya posko ini, diharapkan masyarakat bisa merasa didukung secara fisik maupun mental dalam menghadapi tantangan akibat bencana alam.