Potensi gelombang pasang hingga 26 Desember, masyarakat Karimun diimbau waspada banjir rob

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 16x dilihat
Potensi gelombang pasang hingga 26 Desember, masyarakat Karimun diimbau waspada banjir rob
Potensi gelombang pasang hingga 26 Desember, masyarakat Karimun diimbau waspada banjir rob

Peringatan Banjir Pesisir di Wilayah Karimun

Wilayah pesisir Kabupaten Tanjung Balai Karimun memiliki potensi terkena banjir pesisir atau yang dikenal dengan istilah "rob" hingga tanggal 26 Desember mendatang. Peringatan ini disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Raja Ali Abdullah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) melalui rilis yang dikeluarkan pada Rabu (17/12/2025).

Menurut laporan dari BMKG Stasiun Meteorologi Raja Ali Abdullah Kabupaten Karimun, ketinggian air laut pasang maksimum dan banjir pesisir (rob) diperkirakan terjadi antara tanggal 18 Desember hingga 26 Desember 2025. Dalam rilisnya, BMKG menjelaskan bahwa banjir rob akan terjadi karena gelombang pasang yang berpotensi terjadi selama periode tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa wilayah yang akan terdampak banjir rob antara lain Kundur Barat, Karimun, Tebing, Meral, dan sekitarnya. Pasang air laut diperkirakan terjadi dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi hingga siang hari antara pukul 09.10 hingga 13.50 WIB, serta malam hingga dini hari antara pukul 22.40 hingga 02.20 WIB.

Pada tanggal 23 Desember 2025, ketinggian air pasang mencapai rata-rata 2,8 meter dan tinggi maksimum sebesar 3,45 meter pada pukul 11.50 WIB. Angka ini diukur dari Lowest Astronomical Tide (LAT), yang merupakan titik terendah air laut yang dapat diprediksi secara astronomis.

Banjir pesisir (rob) umumnya berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak ini termasuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Masyarakat di wilayah pesisir perlu waspada terhadap kondisi cuaca dan mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko dampak banjir rob.

Stasiun Meteorologi Raja Ali Abdullah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mempersiapkan langkah antisipasi, dan selalu memantau informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi terbaru sangat penting agar masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat dalam menghadapi kondisi alam yang tidak menentu.

Wilayah Terdampak dan Jadwal Pasang Air Laut

Berikut adalah daftar wilayah yang akan terdampak banjir rob:

  • Kundur Barat
  • Karimun
  • Tebing
  • Meral
  • Sekitar wilayah tersebut

Jadwal pasang air laut yang diperkirakan terjadi adalah sebagai berikut:

  • Pagi hingga siang hari: pukul 09.10 - 13.50 WIB
  • Malam hingga dini hari: pukul 22.40 - 02.20 WIB

Langkah Antisipasi yang Disarankan

Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk melakukan beberapa langkah antisipasi, seperti:

  • Memastikan bangunan dan infrastruktur di sekitar pesisir dalam kondisi aman.
  • Menyusun rencana evakuasi jika diperlukan.
  • Menghindari aktivitas di daerah rawan banjir saat pasang air laut tinggi.
  • Memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dari BMKG secara berkala.

Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi ancaman banjir rob yang bisa terjadi di wilayah Karimun.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan