
Insiden Penerbangan Akibat Powerbank di Pesawat Air China
Sebuah insiden penerbangan yang disebabkan oleh powerbank kembali terjadi. Kali ini, maskapai penerbangan komersial Air China mengalami kejadian tak terduga pada hari Sabtu (18/10). Insiden ini menimpa pesawat yang berangkat dari Hangzhou, Tiongkok, dan ingin mendarat di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut laporan yang diterima, awalnya pesawat tersebut sedang dalam perjalanan menuju tujuan akhirnya. Namun, seorang penumpang menyimpan powerbank di kabin pesawat. Sayangnya, powerbank tersebut tiba-tiba terbakar. Akibatnya, pilot memutuskan untuk mendaratkan pesawat di Bandara Internasional Pudong, Shanghai, demi menjaga keselamatan semua penumpang dan kru.
Dalam pernyataannya, Air China mengungkapkan bahwa baterai litium yang terbakar secara spontan berada di dalam bagasi kabin seorang penumpang. Baterai tersebut disimpan di kompartemen bagasi kabin pada penerbangan CA139. Perusahaan juga menyampaikan bahwa kru pesawat langsung menangani situasi tersebut sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Tidak ada korban luka dalam kejadian ini.
"Kru segera menangani situasi tersebut sesuai prosedur, dan tidak ada yang terluka. Pesawat dialihkan untuk pendaratan darurat di Bandara Internasional Pudong Shanghai demi memastikan keselamatan penerbangan," demikian pernyataan maskapai tersebut di platform media sosial Tiongkok, Weibo.
Rekaman Video Menunjukkan Kejadian Mengerikan
Menurut laporan Jimu News, kejadian ini turut terekam dalam sebuah video yang direkam oleh salah satu penumpang. Dalam video tersebut, terlihat api yang mulai menyala dan keluar dari kompartemen penyimpanan di atas kepala penumpang. Di dalam kabin pesawat, terdapat asap hitam yang menyebar, dan setidaknya satu penumpang mencoba memadamkan api dengan alat yang tersedia.
Kejadian ini menimbulkan kepanikan di dalam kabin pesawat. Namun, berkat tindakan cepat dari kru pesawat, situasi dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan kerugian besar.
Jalur Penerbangan dan Pendaratan Darurat
Data dari situs pelacakan Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat tersebut lepas landas dari Hangzhou pada pukul 09.47 waktu setempat. Setelah terjadi insiden, pesawat berputar balik di atas laut. Lokasi putaran pesawat berada di sekitar jarak yang sama antara pantai timur Tiongkok dan pulau Kyushu di selatan Jepang.
Akhirnya, pesawat berhasil mendarat di Bandara Internasional Pudong Shanghai tak lama setelah pukul 11.00 waktu setempat. Pendaratan darurat ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi risiko lebih besar bagi penumpang dan kru pesawat.
Kesimpulan
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para penumpang dan maskapai penerbangan akan risiko yang bisa muncul dari baterai lithium seperti powerbank. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan aturan penggunaan barang elektronik selama penerbangan.
Pihak maskapai dan otoritas penerbangan kemungkinan akan melakukan evaluasi terkait kebijakan penggunaan powerbank dan cara penyimpanannya di kabin pesawat. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.