PPP Kembali Bertambah, Gubernur Sebut Ancaman Mengkhawatirkan

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
PPP Kembali Bertambah, Gubernur Sebut Ancaman Mengkhawatirkan

Pengangkatan CPNS dan PPPK di Sulawesi Tenggara

Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru-baru ini menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2024 tahap kedua. Penyerahan SK tersebut dilakukan di Kendari, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta para penerima SK.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa SK pengangkatan diberikan kepada enam orang CPNS lulusan IPDN dan sebanyak 2.109 PPPK. Ia menjelaskan bahwa PPPK yang diangkat terdiri dari berbagai formasi seperti guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat sumber daya manusia di berbagai bidang.

Menurut Andi Sumangerukka, jumlah PPPK di lingkup Pemprov Sultra saat ini mencapai 10.334 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pegawai yang bekerja di berbagai instansi pemerintah daerah. Namun, ia juga menyoroti pentingnya peran ASN sebagai pelaksana kebijakan dan penyedia layanan publik.

Ia menekankan bahwa ASN, khususnya yang baru dilantik, harus memiliki integritas, moral, dan kompetensi dalam menjalankan tugas-tugasnya. Menurutnya, integritas adalah hal yang sangat penting karena akan mempengaruhi bagaimana kemampuan seseorang digunakan secara baik oleh masyarakat maupun institusi.

Selain itu, Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa masih ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum menjalankan tugasnya secara optimal, meskipun jumlah ASN sudah cukup besar. Ia menyarankan agar pembagian tugas bisa lebih merata, sehingga seluruh pekerjaan dari OPD tersebut dapat terselesaikan dengan baik.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan ketepatan waktu bagi para ASN. “ASN juga harus disiplin dan jadi tepat waktu, tidak hanya saat penyerahan SK ini saja,” ujarnya. Ia berharap para ASN tetap menjaga semangat kerja setiap hari agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Peringatan Khusus untuk CPNS

Andi Sumangerukka juga memberikan pesan khusus kepada para CPNS yang baru dilantik. Ia mengingatkan agar mereka tidak menjadikan SK sebagai jaminan untuk meminjam uang di lembaga keuangan. Menurutnya, SK tersebut merupakan hasil perjuangan dan penantian panjang dari para ASN tersebut.

Ia mengungkapkan rasa khawatir jika SK pengangkatan PPPK menjadi agunan di bank. “Yang saya takutkan, bank, setelah penyerahan SK ini diagunkan. Kalau bisa jangan diagunkan karena ini penantian panjang, ada yang sampai empat tahun (untuk dapat SK PPPK),” tambahnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa gubernur sangat memperhatikan kondisi para ASN dan ingin agar mereka tidak merasa terbebani oleh tuntutan finansial yang tidak perlu. Ia berharap para ASN dapat menggunakan SK mereka sebagai bentuk pengakuan atas prestasi dan usaha mereka, bukan sebagai alat bantu keuangan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan