Prabowo Ajak ASEAN Perhatikan Kondisi Myanmar yang Masih Berkonflik

admin.aiotrade 27 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Prabowo Ajak ASEAN Perhatikan Kondisi Myanmar yang Masih Berkonflik

Presiden Prabowo Subianto Hadiri KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir dalam retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang diselenggarakan pada hari Minggu (26/10/2025) di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia. Dalam acara tersebut, Prabowo menyampaikan beberapa poin penting terkait situasi kawasan dan peran ASEAN dalam menyelesaikan berbagai konflik.

Pernyataan Presiden Prabowo Mengenai Situasi Myanmar

Prabowo mengungkapkan bahwa krisis yang terjadi di sekitar kawasan masih menjadi tantangan bagi komunitas ASEAN. Ia menyoroti situasi di Myanmar sebagai salah satu masalah yang memerlukan perhatian serius.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Krisis di sekitar kita terus menguji tekad kita, di kawasan kita, dan di antara sahabat-sahabat kita. Situasi di Myanmar masih menjadi keprihatinan yang mendalam. Kami mencermati perkembangan terkini, termasuk rencana penyelenggaraan pemilu pada Desember 2025,” ujar Prabowo dalam keterangannya.

ASEAN Perlu Menjaga Prinsip Demokrasi di Myanmar

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mendorong agar ASEAN memastikan prinsip demokrasi dan transparansi dijunjung tinggi di Myanmar. Ia juga mengajak ASEAN untuk mempertimbangkan pengiriman tim pengamat guna membantu proses pemilu di negara tersebut.

“Utusan Khusus Ketua ASEAN dapat terus melibatkan semua pemangku kepentingan terkait, dan pada waktu yang tepat, ASEAN dapat mempertimbangkan untuk mengirimkan tim pengamat guna membantu memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses demokrasi,” kata Prabowo.

ASEAN Harus Menyerukan Gencatan Senjata

Selain itu, Prabowo menekankan bahwa ASEAN harus bisa menyerukan gencatan senjata di Myanmar. Hal ini dimaksudkan agar rakyat Myanmar dapat hidup dengan aman dan damai.

“Kita harus terus menyerukan gencatan senjata untuk menciptakan ruang yang diperlukan bagi dialog yang bermakna. Indonesia siap mendukung Ketua ASEAN dalam melibatkan semua pihak menuju proses yang benar-benar inklusif,” imbuhnya.

Keprihatinan Terhadap Konflik Kamboja dan Thailand

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan keprihatinannya terhadap konflik yang terjadi antara Kamboja dan Thailand. Ia mengapresiasi kepemimpinan Perdana Menteri Anwar dalam memfasilitasi dialog dan gencatan senjata.

“Ikuti berita di Google News. KLIK DI SINI”
“Saya mengapresiasi kepemimpinan Perdana Menteri Anwar dalam memfasilitasi dialog dan gencatan senjata. Kami mendesak kedua belah pihak untuk menyelesaikan perbedaan mereka dengan semangat ASEAN, sebagai satu keluarga,” tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan