Prabowo Akui Tidak Diarahkan Jokowi: Tiga Kali Pernyataan Jelas

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Prabowo Akui Tidak Diarahkan Jokowi: Tiga Kali Pernyataan Jelas
Prabowo Akui Tidak Diarahkan Jokowi: Tiga Kali Pernyataan Jelas

Prabowo Menegaskan Kemandirian dalam Pemimpinan

Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, secara tegas menolak isu bahwa dirinya dikendalikan oleh Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Dalam berbagai kesempatan resmi sepanjang tahun 2025, Prabowo menegaskan bahwa ia memimpin dengan kemandirian penuh. Hal ini menjadi bentuk pernyataan yang jelas bahwa ia tidak hanya sebagai pendukung politik, tetapi juga memiliki otoritas dan kebijakan sendiri.

Pembelaan terhadap Jokowi dalam Perayaan HUT Gerindra

Pertama kali Prabowo membantah isu tersebut saat hadir dalam perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, pada 15 Februari 2025. Dalam pidatonya, ia membela dan memuji Jokowi dengan menyebut bahwa mantan presiden itu tidak memiliki ambisi apapun selama masa pemerintahannya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Pak Jokowi saya yakin tidak punya ambisi untuk bikin ini dan bikin itu. Saya kenal saya di kabinet lima tahun. Saya saksi. Kepemimpinan beliau hanya untuk rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Setelahnya, ia menyinggung anggapan bahwa dirinya dikendalikan oleh Jokowi. "Tapi dibilang saya dikendalikan Pak Jokowi, cawe cawe," kata Prabowo. Ia membantah hal tersebut sekaligus menegaskan bahwa ia ingin Indonesia menjadi negara hebat sejak lama.

Pernyataan dalam Sidang Kabinet Paripurna

Tiga bulan setelah perayaan HUT Gerindra, Prabowo kembali menyampaikan pernyataan serupa dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, 5 Mei 2025. Ia menolak keras isu bahwa dirinya adalah "presiden boneka" yang dikendalikan oleh Jokowi.

"Saya dibilang, apa itu, presiden boneka. Saya dikendalikan oleh Pak Jokowi, seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya, saya katakan itu tidak benar," tegas Prabowo.

Meski mengakui sering berkonsultasi dengan Jokowi, ia menjelaskan bahwa komunikasi ini juga dilakukan dengan mantan presiden lain seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri. Prabowo menilai bahwa pertemuan dengan para mantan presiden bukanlah hal yang perlu dimasalahkan.

Penegasan di Cilegon

Baru-baru ini, tepatnya pada 6 November 2025, Prabowo kembali menegaskan bahwa dirinya tidak takut atau dikendalikan oleh Jokowi. Saat meresmikan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, ia menyatakan bahwa Jokowi tidak pernah menitipkan apapun kepadanya.

"Pak Jokowi itu nggak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, nggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?" tutur Prabowo.

Ia juga mempertanyakan alasan orang-orang takut dengan Jokowi, mengingat hubungan keduanya sangat baik.

Pandangan dari Koalisi Partai Politik

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menyatakan bahwa isu bahwa Prabowo dikendalikan oleh Jokowi tidak benar. Menurutnya, Prabowo menjalankan tugasnya sebagai kepala negara sesuai mandat konstitusi tanpa campur tangan dari siapa pun.

"Jika memang itu dikaitkan langsung dengan adanya isu bahwa kemudian Pak Presiden Prabowo dikendalikan oleh Presiden sebelumnya, Pak Jokowi, saya kira itu tidak benar," ujar Eddy.

Menurut Eddy, jabatan presiden membuat seorang kepala negara berdiri secara independen dalam menjalankan pemerintahan. Ia menilai tidak tepat bila ada pihak yang menduga setiap langkah dan kebijakan Prabowo diambil atas dasar kendali Jokowi.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan