Prabowo: Bahasa Portugis Masuk Kurikulum 2024

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 19x dilihat
Prabowo: Bahasa Portugis Masuk Kurikulum 2024
Prabowo: Bahasa Portugis Masuk Kurikulum 2024

Presiden Prabowo Umumkan Pemetaan Bahasa Portugis di Sekolah Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan kebijakan baru yang akan mengubah wajah pendidikan di Tanah Air. Salah satu langkah penting yang diambil adalah penerapan pengajaran bahasa Portugis di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Brazil.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Brazil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 23 Oktober 2025. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa Brazil memiliki peran strategis dalam kerja sama internasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Sebagai bukti kami memandang Brazil sangat penting, saya telah merumuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa (yang diajarkan di sekolah-sekolah red.),” ujar Prabowo di hadapan Presiden Lula.

Langkah Konkret untuk Memperluas Akses Pendidikan

Untuk mewujudkan kebijakan ini, Presiden Prabowo telah memerintahkan dua menterinya, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, untuk segera menyusun kurikulum yang relevan. Mereka juga diminta untuk memperkenalkan mata pelajaran serta mata kuliah bahasa Portugis di berbagai tingkat pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi.

Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahasa asing, tetapi juga untuk membuka pintu kerja sama yang lebih luas antara kedua negara. Dengan adanya pengajaran bahasa Portugis, diharapkan siswa Indonesia dapat lebih mudah berkomunikasi dengan rekan-rekan Brasil dan memperluas jaringan pendidikan dan budaya.

Bahasa Portugis Jadi Prioritas di Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa bahasa Portugis kini menjadi salah satu bahasa asing prioritas di Indonesia. Bahasa ini ditempatkan sejajar dengan bahasa-bahasa lain seperti Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Prancis, Jerman, dan Rusia.

Kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas wawasan siswa terhadap dunia internasional. Dengan mempelajari bahasa Portugis, siswa Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan global dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan negara-negara yang menggunakan bahasa tersebut.

Dampak Positif bagi Hubungan Bilateral

Langkah pengajaran bahasa Portugis diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara rakyat Indonesia dan rakyat Brazil. Selain itu, kebijakan ini juga akan memperluas jangkauan kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Dengan peningkatan pemahaman bahasa, peluang kolaborasi dalam berbagai bidang akan semakin terbuka.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun kebijakan ini dianggap sebagai langkah maju, beberapa ahli pendidikan menyatakan bahwa implementasi harus dilakukan secara bertahap. Mulai dari penyusunan kurikulum hingga pelatihan guru, semua hal ini perlu dipersiapkan dengan matang agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Selain itu, kebijakan ini juga bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing siswa Indonesia di pasar global. Dengan kemampuan berbahasa Portugis, siswa akan lebih mudah memasuki pasar kerja di negara-negara yang menggunakan bahasa tersebut, termasuk Brazil dan negara-negara lain di kawasan Amerika Latin.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan