
Presiden Joko Widodo Menghadiri Sidang Kabinet Paripurna
Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming, memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025) sore WIB. Acara ini diselenggarakan untuk merayakan satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih yang dilantik pada 21 Oktober 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam pidatonya, Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk meninjau kembali perjalanan pemerintahan yang telah dilalui dan meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan rakyat. Ia berharap para pembantunya dapat bekerja lebih keras lagi demi kepentingan masyarakat Indonesia.
"Kita bersyukur kita bisa hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 20 Oktober 2025, yaitu tepat satu tahun saya dilantik dan disumpah di MPR sebagai Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, saya kira saudara-saudara tepatlah berkumpul untuk melihat apa yang sudah kita kerjakan selama setahun ini," ujar Prabowo membuka arahannya.
Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para jajarannya yang bekerja tanpa mengenal waktu. Ia juga secara terbuka meminta maaf kepada keluarga anggota kabinet karena sering kali waktu istirahat mereka tersita oleh tugas negara.
"Saya juga mohon maaf, terutama kepada keluargamu karena saya sering menyita hari istirahatmu. Sepertinya di kabinet kita tidak ada tanggal merah. Sabtu, Minggu, malam-malam, dan kadang-kadang saya telepon malam-malam atau pagi-pagi sekali, Saudara langsung jawab. Saya tidak mengerti, mungkin teleponnya di sebelah bantal," kata Prabowo yang disambut tawa jajarannya.
Prabowo menegaskan bahwa kerja keras kabinet selama setahun terakhir telah memberikan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kita, saya kira, boleh berdiri di depan rakyat kita dengan rasa penuh kehormatan dan kepercayaan diri. Kita telah bekerja keras, tapi kita telah menghasilkan hal-hal yang dirasakan oleh rakyat," ujarnya.
Tidak lupa, Prabowo mengingatkan jajarannya tentang kebersamaan dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi Kabinet Merah Putih. Dia menyebut bahwa keberagaman latar belakang anggota kabinet, baik dari daerah, suku, agama, maupun partai politik, merupakan kekuatan dalam membangun pemerintahan yang solid dan inklusif.
"Saya berterima kasih saudara-saudara yang berasal dari berbagai sumber yang berbeda-beda, daerah yang berbeda-beda, suku dan agama berbeda-beda, dari partai politik yang berbeda-beda. Ada yang partai politik yang berjuang dalam koalisi kita di Pemilu, Pilpres, ada juga yang tidak," kata Prabowo.
Dengan gaya komunikasi yang hangat, Prabowo menggambarkan kerja kabinet seperti tim sepak bola. Menurut dia, setiap anggota memiliki peran strategis masing-masing untuk mencapai tujuan bersama.
"Kalau ibarat kita adalah tim sepak bola, saya boleh dianggap sebagai manager coach, saudara adalah pemain-pemain. Saudara-saudara ada dalam babak-babak pertama ini, awal-awal kita ada yang striker, ada yang bertahan," ucap Prabowo.