
JAKARTA, aiotrade
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan penting terkait pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama (Kemenag). Ia menilai langkah ini sebagai tindakan nyata pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di Indonesia.
“Saya menyampaikan bahwa saya telah merestui usulan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren. Ini menunjukkan prioritas strategis pemerintah untuk semakin memperhatikan, melindungi, memperkuat, dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren,” ujar Prabowo dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (25/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan pentingnya kontribusi santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia menyoroti momen Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dipelopori oleh KH Hasyim Asy’ari.
Menurut Prabowo, semangat jihad yang digelorakan para santri dulu untuk menjaga keutuhan bangsa dengan ilmu dan keimanan masih relevan hingga saat ini.
“Kita tidak boleh lupa, Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 atau 1367 Hijiriah yang digelorakan KH Hasyim Asy’ari adalah tonggak penting dalam sejarah bangsa, sebuah perjalanan menuju Indonesia merdeka yang berdaulat dan bermartabat,” jelasnya.
Presiden Prabowo juga mendorong santri untuk menjadi bagian dari kemajuan global. Ia yakin bahwa santri saat ini bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pelopor kemajuan yang mampu menguasai ilmu agama dan ilmu dunia serta memiliki akhlak dan daya saing tinggi.
“Saya percaya, santri hari ini bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pelopor kemajuan yang menguasai ilmu agama dan ilmu dunia, yang berakhlak dan berdaya saing,” ucap Presiden.
Pada kesempatan Hari Santri Nasional Tahun 1447 Hijriah, Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada para santri, santriwati, kiai, nyai, hingga keluarga besar pondok pesantren di seluruh Tanah Air.
Dia menekankan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan.
“Di Hari Santri ini, kita mengenang semangat juang para santri yang dengan ilmu, iman, takwa, dan cinta tanah air, turut merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujar Presiden RI.
Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan ajakan untuk meneguhkan tekad mengawal kemerdekaan Indonesia menuju peradaban yang berkeadilan, berakhlak, dan bermartabat.
Selain itu, ia juga menyampaikan doa bagi seluruh santri, santriwati, kiai, dan nyai di seluruh penjuru negeri.
“Sekali lagi, Selamat Hari Santri Nasional 1447 Hijriah. Semoga Allah Swt. senantiasa melindungi dan meridhoi para santri, santriwati, para kiai, nyai, dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden.