Prabowo Ingatkan Penegak Hukum Bekerja dengan Ikhlas: Kritik Penangkapan Anak SD yang Mencuri Ayam

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 9x dilihat
Prabowo Ingatkan Penegak Hukum Bekerja dengan Ikhlas: Kritik Penangkapan Anak SD yang Mencuri Ayam
Prabowo Ingatkan Penegak Hukum Bekerja dengan Ikhlas: Kritik Penangkapan Anak SD yang Mencuri Ayam

Presiden Prabowo Kritik Penegakan Hukum yang Tumpul ke Atas dan Tajam ke Bawah

Presiden Prabowo mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara aparat penegak hukum menangani kasus-kasus di lapangan. Ia merasa heran mengapa warga kecil sering menjadi sasaran tindakan hukum yang keras, sementara kasus-kasus besar justru tidak mendapat perhatian yang sama.

Salah satu contoh yang disampaikan oleh Presiden adalah kasus seorang anak di bawah umur yang ditangkap hanya karena mencuri ayam. Menurutnya, hal ini sangat tidak masuk akal. Selain itu, ada juga kasus seorang ibu yang harus berurusan dengan hukum hanya karena mengambil sebuah pohon.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bagi Presiden, hal-hal seperti ini menjadi gambaran dari ketimpangan keadilan yang patut dipertanyakan. Ia menyampaikan pendapat tersebut saat memberikan sambutan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (20/10/2025).

"Beberapa saat yang lalu, saya ingat benar, ada anak SD yang ditangkap karena mencuri ayam. Ini tidak masuk akal. Hakim dan jaksa, apa mereka tidak sadar? Anda pasti ingat peristiwa itu," ujarnya.

Ia juga menyinggung kasus seorang ibu yang ditangkap karena mencuri pohon. "Apakah Anda juga ingat peristiwa itu? Ada apa?" tambahnya.

Menurut Prabowo, penegak hukum seharusnya memiliki hati yang lembut dan tidak sampai menegakkan hukum secara tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Ia bahkan mengusulkan agar aparat penegak hukum membantu masyarakat yang lemah.

"Jika perlu, hakim, jaksa, atau polisi menggunakan uang pribadi untuk mengganti ayam yang dicuri, atau membantu anak tersebut," kata Prabowo.

Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa dirinya pernah memanggil anak SD tersebut ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, untuk memberikannya beasiswa. Kepala negara berharap kasus-kasus seperti ini tidak terjadi lagi.

"Anak itu saya panggil ke Hambalang dan beri beasiswa. Saya percaya hal-hal semacam ini sudah tidak terjadi lagi, saya harap begitu," ujar Prabowo.

Di era digitalisasi, semua orang kini memiliki alat komunikasi yang memungkinkan mereka melaporkan nasibnya langsung kepada Presiden. Menurut Prabowo, rakyat sekarang lebih pandai dan memiliki teknologi untuk menyampaikan keluhan mereka.

"Tapi ingat, rakyat kita sekarang pandai dan ada teknologi. Jika ada apa-apa, mereka punya gadget," ujarnya.

Yang membuatnya repot adalah laporan-laporan yang selalu langsung sampai ke Presiden. "Itu yang capek, Pak Prabowo begini, 'waduh', saya harus bereaksi karena itu rakyat kita, rakyat saya. Saya harus membela mereka, saudara-saudara harus bantu saya menegakkan kebenaran, membela yang lemah," lanjutnya.

Pemahaman tentang Keadilan yang Harus Ditegakkan

Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesadaran para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas penegakan hukum, tetapi juga harus memiliki empati terhadap masyarakat yang lemah.

  • Dalam beberapa kasus, tindakan hukum yang diberikan terkesan tidak proporsional.
  • Anak di bawah umur dan warga miskin sering kali menjadi korban dari sistem yang tidak adil.
  • Penegak hukum perlu memiliki hati yang lembut dan penuh pertimbangan.

Prabowo juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki hak untuk diperlakukan adil, terlepas dari status sosial atau kondisi ekonomi. Ia berharap agar sistem hukum dapat berubah menjadi lebih manusiawi dan tidak hanya menargetkan kelompok tertentu.

Langkah yang Diharapkan

Dari pengamatan Presiden, beberapa langkah dapat diambil untuk meningkatkan keadilan dalam penegakan hukum:

  • Meningkatkan kesadaran penegak hukum akan pentingnya empati.
  • Memberikan pelatihan tambahan untuk memperkuat pemahaman tentang keadilan sosial.
  • Mengembangkan mekanisme pengaduan yang lebih efektif dan transparan.
  • Memastikan bahwa hukum diterapkan secara proporsional dan adil.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan