Prabowo Kunjungi Korban Tabrak Mobil di RSUD Koja

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Prabowo Kunjungi Korban Tabrak Mobil di RSUD Koja

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korban Kecelakaan MBG

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan kunjungan ke para korban kecelakaan mobil pengangkut makanan bergizi gratis (MBG) di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta. Kunjungan tersebut dilakukan pada Selasa (16/12), di mana Presiden mengunjungi para korban yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sehat untuk Jakarta (RSUD) Koja.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebanyak sembilan pasien sempat menjalani perawatan di RSUD Koja. Dari jumlah tersebut, enam pasien telah diperbolehkan pulang ke rumah. Sementara itu, tiga pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif dan berada dalam pemantauan medis secara ketat.

Selama kunjungannya, Presiden mengunjungi sejumlah pasien korban kecelakaan yang masih menjalani perawatan. Salah satu di antaranya adalah Fillio, pasien yang dirawat di pediatric intensive care unit (PICU) setelah menjalani operasi rekonstruksi wajah. Presiden juga menemui Maryono, seorang guru yang menjalani perawatan pascaoperasi akibat patah kaki. Selain itu, Presiden turut menjenguk Werren, siswa yang masih dirawat inap dengan kondisi yang dilaporkan semakin stabil.

Pesan Semangat dari Presiden

Saat menjenguk Fillio, Presiden menyampaikan pesan semangat yang hangat kepada pasien tersebut. “Cepat sembuh ya. Begitu sembuh nanti makan. Sehat-sehat ya, Filio. Baik-baik kamu ya, Hebat, yang berani,” ujar Presiden, seperti dikutip dalam rilis pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Untuk Werren, Presiden memberikan motivasi agar tetap bersemangat menjalani perawatan dan pendidikan. “Belajar yang baik ya. Nanti kamu bisa jaga nenek,” ujarnya.

Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir secara langsung serta memberikan perhatian dan dukungan moral kepada para korban. Presiden juga memastikan seluruh korban memperoleh perawatan terbaik hingga pulih dan dapat kembali beraktivitas.

Latar Belakang Kecelakaan

Sebelumnya, diberitakan bahwa mobil pengangkut MBG merangsek masuk ke halaman sekolah dan menabrak siswa serta guru yang tengah berkegiatan di SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi (11/12).

Polres Metro Jakarta Utara berjanji mengusut insiden secara menyeluruh dan cepat. “Kami memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan secara cepat oleh jajaran kepolisian,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz di Jakarta, Kamis.

Peran MBG dalam Pendidikan dan Kesehatan

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak. Namun, beberapa isu terkait pelaksanaan program ini mulai muncul. Misalnya, ada investor asing yang ragu menggenjot investasi impor sapi perah untuk MBG. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk keterbatasan kapasitas pengemasan susu segar yang digunakan dalam program tersebut.

Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan program ini. Presiden Prabowo Subianto sendiri pernah menyampaikan bahwa program MBG lebih baik dibandingkan saat ia masih berdinas sebagai tentara.

Tindak Lanjut dan Langkah Ke depan

Dalam kunjungan ini, Presiden juga menerima penjelasan langsung dari tim dokter mengenai kondisi terkini para korban serta langkah-langkah perawatan yang tengah dilakukan. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi para korban dan keluarga mereka.

Selain itu, pemerintah juga akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa semua pihak terkait bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan