Prabowo Minta Menteri Pendidikan Tingkatkan Peringkat UI Masuk 100 Besar Dunia

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Prabowo Minta Menteri Pendidikan Tingkatkan Peringkat UI Masuk 100 Besar Dunia


Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, menunjukkan kepercayaan terhadap kinerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Ia meminta agar Universitas Indonesia (UI) mampu masuk dalam jajaran 100 kampus terbaik dunia. Pengakuan ini diberikan setelah UI berhasil mencapai peringkat 200 besar dalam QS World University Rankings untuk pertama kalinya.

"Untuk pertama kalinya, Universitas Indonesia masuk top 200 QS ranking universitas. Top 200. Tapi Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi serta Wakil Menteri saya minta top 100. Bisa? Bisa," ujar Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025) sore WIB.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Prabowo menyatakan bahwa pencapaian UI menjadi dorongan bagi perguruan tinggi lain seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. "Nanti akan disusul oleh ITB, UGM, ITS, dan sebagainya," tambahnya.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa sebanyak 1.044.174 mahasiswa telah menerima beasiswa KIP Kuliah sebagai bagian dari program pemerataan akses pendidikan tinggi. "Juga kita teruskan 1.044.174 mahasiswa mendapat beasiswa KIP Kuliah," kata RI 1.

Pemerintah, menurut Prabowo, juga sedang meningkatkan tunjangan guru. Dengan sistem baru, tunjangan tersebut dikirim langsung dari pusat kepada penerima, sehingga lebih cepat dan tepat sasaran tanpa melalui jalur birokrasi yang berlapis. "Tunjangan guru kita tingkatkan dan kirim langsung dari pusat ke penerima, tidak lewat jalur-jalur lain yang biasanya tertahan di sini berapa hari, di sini berapa minggu. Sekarang langsung," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengalokasikan sebagian uang hasil pengembalian dari kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) senilai Rp 13 triliun untuk memperkuat pendidikan. Dana tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan dana abadi pendidikan yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah berencana menambah alokasi dana LPDP yang berasal dari hasil efisiensi anggaran serta uang yang berhasil dikembalikan negara melalui penindakan terhadap tindak pidana korupsi. Ia menekankan bahwa fokus beasiswa yang diberikan harus untuk jurusan kedokteran.

"Mungkin yang Rp 13 triliun disumbangkan atau diambil oleh Jaksa Agung, hari ini diserahkan Menteri Keuangan, mungkin Menteri Keuangan, mungkin sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan ya," kata Prabowo.

Uang hasil pengembalian kasus korupsi CPO yang diserahkan kepada pemerintah melalui Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan disebut akan menjadi salah satu sumber yang dapat mendukung penguatan LPDP ke depan. "LPDP akan saya tambahkan. Uang-uang dari sisa efisiensi penghematan, uang-uang yang kita dapat dari koruptor-koruptor itu sebagian besar kita investasi di LPDP," ucap Prabowo.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menambah dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP sebesar Rp 13 triliun sesuai arahan Presiden Prabowo. Namun, ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut tidak bisa disuntikkan pada tahun ini. "Kalau tahun depan bisa, kalau sekarang nggak bisa," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin malam WIB.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan