Prabowo Sebut Rencana Efisiensi Transportasi Online, Dirut GoTo Angkat Bicara

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Prabowo Sebut Rencana Efisiensi Transportasi Online, Dirut GoTo Angkat Bicara

Respons GoTo terhadap Pernyataan Presiden Prabowo Subianto

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/10/2025), menyampaikan pernyataan mengenai rencana efisiensi yang akan dilakukan pemerintah untuk sektor transportasi online. Hal ini menarik perhatian Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Patrick Walujo, yang merespons dengan tegas dan berkomitmen penuh terhadap kebijakan pemerintah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Patrick menyatakan bahwa GoTo mendukung sepenuhnya komitmen Presiden untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengemudi ojol, mendorong efisiensi, serta menjaga pertumbuhan ekosistem ride hailing sebagai bentuk penyediaan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Indonesia.

"Sebagai perusahaan teknologi yang lahir, tumbuh, dan besar di Indonesia, GoTo akan terus berkomitmen untuk mendukung serta mematuhi kebijakan atau regulasi pemerintah dalam menciptakan industri yang efisien, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Patrick dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa GoTo siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Saat ini, ekosistem GoTo yang dibangun oleh ribuan talenta digital lokal, telah mencakup lebih dari 3 juta mitra pengemudi dan lebih dari 5,3 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan GoTo untuk menjalankan dan mengembangkan usaha mereka.

"Kami menyadari tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa ekosistem ini terus memberikan dampak ekonomi yang positif dan berkelanjutan bagi jutaan keluarga Indonesia," lanjut Patrick.

GoTo percaya bahwa melalui semangat gotong royong, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang tangguh, berdaya saing, serta senantiasa memberi manfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.

Pernyataan Presiden Prabowo tentang Efisiensi Transportasi Online

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataannya mengenai efisiensi yang rencananya akan dilakukan pemerintah untuk mengatasi persaingan bisnis di bidang transportasi online, khususnya yang menyangkut dua perusahaan terbesar penyedia transportasi online di Indonesia.

Pernyataan tersebut bertujuan menciptakan iklim lapangan kerja yang lebih baik bagi para pengemudi ojek online (ojol). "Sekarang kita sedang diskusi terus sama perusahaan-perusahaan terbesar ojol untuk cari pelayanan terbaik untuk pengemudi ojol ini. Kemudian efisiensi. Sehingga tidak terjadi suatu persaingan yang saling merugikan," ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, yang disiarkan daring, Senin (20/10/2025).

Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memastikan lapangan kerja ojol ini terjamin. "Tapi kita ingin supaya lapangan kerja ojol ini, pengemudi ojol ini terjamin," tegasnya.

Kepala Negara tidak menyebut secara pasti nama dua perusahaan terbesar penyedia transportasi online yang dimaksud. Namun, ia menyebutkan bahwa saat ini jumlah driver ojol di Indonesia di dua perusahaan besar tersebut sudah sekitar 4 juta orang. Di sisi lain, ada 2 juta pengusaha UMKM yang kini memakai jasa ojol sebagai dukungan untuk aktivitas jual beli.

"Jadi 6 juta orang hidup dari masalah ini (transportasi online)," tutur Prabowo.

Konteks Penggabungan Usaha antara Grab dan GoTo

Sebelum Presiden Prabowo menyinggung soal efisiensi pada perusahaan penyedia jasa ojol, rumor penggabungan usaha alias merger antara Grab dan GoTo menjadi sorotan luas pada April-Mei 2025. Grab dan GoTo merupakan dua perusahaan yang saat ini menjadi penyedia jasa transportasi online terbesar di Indonesia.

Merger ini sempat menjadi topik pembicaraan karena potensinya dalam menciptakan pasar yang lebih kompetitif dan efisien. Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian apakah langkah tersebut akan dilakukan atau tidak.

Dengan adanya pernyataan Presiden Prabowo, muncul harapan bahwa pemerintah akan memastikan bahwa semua pemangku kepentingan, termasuk pengemudi ojol, pelaku UMKM, dan konsumen, tetap dijaga keberlangsungan hidupnya dalam industri transportasi online.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan